NASIONAL,HARIANPOST.ID- Di tengah upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebuah helikopter water bombing jenis Super Puma dengan nomor registrasi VHGM terjatuh ke Sungai Barito, di Desa Tabatan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Ahad, 8 November 2026.
Jatuhnya helikopter ini pun sempat terekam oleh masyarakat setempat. Dalam video beredar memperlihatkan detik-detik jatuhnya helikopter tersebut. Tampak, helikopter terlihat kehilangan kendali saat melakukan manuver usai mengambil air menggunakan Bambi Bucket dari aliran Sungai Barito.
Dalam insiden itu, dua kru helikopter dinyatakan selamat, sedangkan satu kru dinyatakan hilang. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kantor Basarnas Banjarmasin. Basarnas pun sudah mengirimkan tim untuk melakukan pencarian.
“Kami mengirimkan tim jalur air berjumlah 5 orang dan jalur darat 19 orang,” ujar Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, dikutip dari kompas.com.
Diketahui, helikopter Super Puma tersebut merupakan armada milik perusahaan swasta yang dikontrak oleh BNPB untuk mendukung operasi penanganan karhutla.












