POHUWATO, HARIANPOST.ID – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Unit Desa (KUD) Dharma Tani yang dilaksanakan di Gedung Ichsan, Marisa, Kamis, 25 Juni 2026, berlangsung alot.
Dalam kesempatan itu, Ketua KUD Dharma Tani, Idris Kadji, blak-blakan soal tantangan yang dihadapi pengurus. Idris mengakui, sejumlah agenda dan program kerja koperasi terpaksa tertunda akibat proses hukum beruntun yang harus dihadapi pengurus sepanjang tahun 2025. Tapi, dirinya tidak mengutarakan secara gamlang, proses hukum yang dihadapi koperasi itu.
“Saat ini KUD belum melakukan kegiatan maksimal karena disibukkan dengan agenda hukum yang diajukan oleh pihak yang tidak senang dengan KUD Dharma Tani,” ujar Idris di hadapan peserta rapat.
Meski begitu, Idris menegaskan bahwa rintangan tersebut tidak mematahkan semangatnya. Ia justru optimistis bahwa KUD Dharma Tani akan segera bangkit dan menjadi koperasi yang memberikan manfaat ekonomi nyata bagi anggotanya.
Ia juga membagikan kabar baik kepada anggota KUD Dharma Tani. Di mana KUD Dharma Tani akan menerima bagi hasil dari perusahaan mitra. Dana tersebut nantinya akan disalurkan kepada anggota sebagai bantuan modal usaha. Olehnya, Idris meminta seluruh anggota dan pengurus untuk bersiap diri dalam mengelola anggaran tersebut secara profesional.
“Ke depan KUD akan mendapatkan pemasukan dari perusahaan. Sehingga, anggota dan pengurus harus mempersiapkan diri untuk mengelola anggaran ini,” pintanya.
Selain soal modal, Idris juga mengajak anggota untuk terus menjaga dan memperbaiki tata kelola KUD agar tujuan koperasi bisa tercapai sesuai harapan.
Sementara itu, Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Adam, yang membuka langsung RAT tersebut, berharap KUD Dharma Tani bisa segera menata diri agar kembali menjadi koperasi yang sukses dan menyejahterakan masyarakat.
Selain Wakil Bupati, RAT ini juga dihadiri Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Nasir Giasi, pihak Polres Pohuwato, Pimpinan Cabang BSG, serta pimpinan OPD terkait.
Sebagai agenda utama, RAT ini menjadi wadah bagi pengurus dan badan pengawas untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja mereka selama tahun buku 2025 kepada seluruh anggota.












