Pemkab Boalemo

Bupati Rum Pagau Sidak SPBU Lamu, Tegaskan Larangan Isi Galon

×

Bupati Rum Pagau Sidak SPBU Lamu, Tegaskan Larangan Isi Galon

Sebarkan artikel ini
Antrean Panjang BBM, Bupati Rum Pagau Tertibkan SPBU Lamu.(Foto Istimewa)
Antrean Panjang BBM, Bupati Rum Pagau Tertibkan SPBU Lamu.(Foto Istimewa)

BOALEMO, HARIANPOST.ID – Bupati Boalemo, Rum Pagau, turun tangan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Pertamina di kawasan Lamu, Kecamatan Tilamuta, Kamis, 17 September 2026.

​Langkah tegas ini diambil menyusul penumpukan antrean kendaraan yang mengular hingga memicu kemacetan parah di sepanjang jalan utama.

​Sidak tersebut juga diwarnai desakan keresahan warga. Pasalnya, maraknya aduan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak langsung pada sektor produktif seperti petani dan nelayan lokal.

​Banyak di antara mereka yang mengaku terpaksa menganggur lantaran tidak bisa melaut atau mengolah lahan akibat kesulitan mendapatkan jatah bahan bakar. Di sisi lain, muncul dugaan kuat adanya praktik “kencing” atau penjualan BBM secara ilegal ke luar daerah.

​Melihat karut-marut di lapangan, Rum Pagau langsung mengambil tindakan tegas tanpa kompromi. Pengisian BBM menggunakan galon atau jeriken di SPBU resmi dihentikan sementara waktu.

​Sebagai gantinya, prioritas pengisian diberikan penuh untuk kendaraan roda empat (mobil), khususnya armada dari luar daerah yang membutuhkan pasokan bahan bakar lintas wilayah untuk mengurai kemacetan.

​Tak hanya itu, Bupati dua periode ini juga menginstruksikan Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan untuk segera menata ulang seluruh sistem penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM.

Langkah ini dinilai krusial guna memberantas praktik permainan rekomendasi yang selama ini disinyalir hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu.

​”Pemerintah Daerah tidak akan tinggal diam jika aturan ini dilanggar. Jika ditemukan penyelewengan yang terus berulang, Pemda tidak segan-segan meninjau ulang hingga mencabut izin operasional SPBU tersebut,” tegas Rum Pagau di sela-sela sidak.

​Pemerintah Daerah berharap, penataan ulang sistem distribusi ini tidak hanya mampu mengurai kemacetan di jalan raya, tetapi juga memastikan ketersediaan BBM kembali tepat sasaran kepada para petani, nelayan, dan masyarakat Boalemo yang benar-benar membutuhkan.