Kriminal

Tragedi di Lubang PETI Bone Bolango, Satu Penambang Tewas Tertimbun Longsor

×

Tragedi di Lubang PETI Bone Bolango, Satu Penambang Tewas Tertimbun Longsor

Sebarkan artikel ini
Korban Tewas Tertimbun Longsor di lokasi tambang Bone Bolango
Korban Tewas Tertimbun Longsor di lokasi tambang Bone Bolango

BONEBOL,HARIANPOST.ID- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, kembali memakan korban jiwa. Seorang penambang dilaporkan tewas setelah lubang galian tambang ambruk seketika.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di lokasi tambang PETI Tibor 17, Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, pada Jumat, 5 Juni 2026, siang. Informasi yang dihimpun, lubang tambang yang ambruk tersebut diketahui merupakan milik warga setempat bernama Yusuf Gani. Korban meninggal dunia diketahui bernama Ferliyanto Antule (26), seorang penambang asal Desa Sogitia, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Abubakar Antule (31), tragedi ini bermula saat dirinya bersama korban masuk ke dalam lubang tambang sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 WITA untuk menggali material emas.

Namun pada siang hari, sekitar pukul 13.00 WITA, dinding lubang galian tiba-tiba runtuh. Material tanah dan batuan langsung ambruk dan menimbun tubuh korban yang saat itu berada di posisi paling rawan.

Dengan menggunakan alat seadanya, para penambang lain segera melakukan upaya evakuasi secara manual. Setelah berjibaku beberapa saat, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam reruntuhan, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Poses evakuasi jenazah yang tertimbun longsor itu berjalan cukup dramatis. Para penambang terpaksa menandu jasad Ferliyanto dengan berjalan kaki dari lokasi tambang menuju pemukiman terdekat di Desa Tulabolo.

Jasad korban kemudian langsung dibawa dengan mobil ambulans dan dipulangkan ke rumah duka di Desa Sogitia, Kecamatan Bone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *