BOALEMO, HARIANPOST.ID- Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, resmi melantik Penjabat (Pj) Kepala Desa Mustika dan Pj Kepala Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman, bertempat di ruang Video Conference, Kantor Bupati Boalemo, Selasa (21/7/2026).
Turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan tersebut Sekretaris Daerah Prof. Dr. Nurdin Baderan, Asisten III Haris Pilomonu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Syarifuddin Lamusu, serta Camat Paguyaman Suwandi Pagau.
Dalam arahannya, Bupati Boalemo Rum Pagau membeberkan alasan kedua desa tersebut harus diisi oleh Penjabat Kepala Desa. Untuk Desa Mustika, hingga kini belum memiliki kepala desa definitif akibat dinamika politik lokal saat Pemilihan Kepala Desa lalu.
”Waktu pemilihan kemarin terjadi dinamika dan protes dari berbagai pihak yang akhirnya masuk ke ranah politik. Kalau sudah masuk ranah politik, prosesnya bisa berlarut-larut tanpa hasil, sehingga kita lakukan penunjukan penjabat,” ungkap Rum Pagau.
Sementara untuk Desa Saripi, pergantian kepemimpinan dilakukan karena kepala desa sebelumnya tersandung masalah hukum terkait persoalan tambang.
”Untuk Desa Saripi ada masalah sedikit terkait persoalan tambang dan yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tambahnya.
Rum Pagau meyakini Pj Kepala Desa Saripi yang dilantik kali ini mampu menjalankan tugas dengan baik, mengingat pengalaman yang bersangkutan yang sudah berulang kali dipercaya mengemban jabatan tersebut.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya membangun sinergitas yang harmonis di tingkat desa, khususnya antara Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Ia juga meminta agar jajaran perangkat desa, mulai dari Kepala Dusun hingga Kepala Urusan (Kaur), terus diberikan motivasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
”Kepala desa adalah ujung tombak dan tumpuan dari seluruh program, baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten. Karena itu, kesehatan prima sangat dibutuhkan karena kades berhadapan langsung dengan masyarakat yang memiliki bermacam karakteristik,” tegasnya.












