POHUWATO,HARIANPOST.ID- Namanya dicatut dan disebut sebagai pelindung kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kawasan pertambangan di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Anggota DPRD Pohuwato, NG, alias Nasir Giasi merasa keberatan.
Merasa tak pernah terlibat kegiatan pertambangan liar, Nasir Giasi kaget saat mengetahui namanya dicatut oleh pelaku PETI yang diketahui bernama Mbak Ratna, dan telah beredar luas di Media massa.
“Saya merasa keberatan dengan informasi yang menyebut bahwa saya menjadi pelindung (backingan) dari aktivitas pertambangan ilegal dari Mbak Ratna. Bagi saya ini fitnah dan bentuk pencemaran nama baik,”kata Nasir Giasi dalam keterangan yang diterima media ini, Senin, 20 Juli 2026.
Sebagai pejabat publik, kata Nasir dirinya sangat menjunjung tinggi norma dan larangan keterlibatan dalam kegiatan ilegal, termasuk pertambangan. Karena itu, dirinya mengaku tengah melakukan kajian hukum atas pencatutan nama dan fitnah yang menyeret namanya itu.
“Bagi saya ini adalah fitnah dan bentuk pencemaran nama baik. Karena itu saya atas nama pribadi maupun kelembagaan Partai Golkar akan menempuh jalur hukum bagi yang mereka yang secara sengaja mencemarkan nama baik saya,” ungkap Nasir.
Sebelumnya, dikutip dari Wartapost.id, seorang Anggota DPRD Pohuwato dari partai Golkar disebut terlibat kegiatan PETI Bulangita. Dugaan itu bermula setelah rekaman yang disebut adalah pelaku PETI yang diketahui bernama Mbak Ratna, membuat pengakuan bahwa kegiatan pertambangnnya dilindungi oleh oknum anggota DPRD, NG.
Dalam rekaman itu terdengar suara Ratna menyebut bahwa orang terdekat oknum anggota DPRD tersebut akan menghubungi NG, supaya aktivitas pertambangannya tidak diberhentikan.
“Bahkan te O (nama disamarkan) somo telepon tika NG karena pekerjaan saat terhenti ini. Saking dia tidak mau pekerjaan saya berhenti,” ujar Ratna dalam rekaman tersebut, dikutip dari Wartapost.id.
Hingga berita ini dimuat, media ini pun masih berupaya memperoleh rekaman yang menyebut keterlibatan anggota DPRD Pohuwato dalam kegiatan PETI, juga mencari tahu siapa sosok Ratna yang disebut dilindungi oleh oknum anggota DPRD Pohuwato tersebut.












