BONEBOL,HARIANPOST.ID- Anak-anak di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kabupaten Bone Bolango kini menjadi pusat perhatian.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bergerak cepat memperkuat fondasi pendidikan prasekolah demi menyambut kebijakan nasional Wajib Belajar 13 Tahun yang resmi memasukkan satu tahun pendidikan TK ke dalam sistem wajib belajar.
Komitmen besar ini diwujudkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bone Bolango dengan mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik dan tata kelola satuan pendidikan. Tujuannya tentu agar anak-anak usia dini mendapatkan awal pendidikan yang baik sebelum melangkah ke bangku sekolah dasar.
Langkah nyata tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango, Basir Noho, saat membuka kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berdasarkan Rapor Pendidikan Jenjang TK Tahun 2026 yang dihelat di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis, 6 Agustus 2026.
“Melalui kebijakan ini, satu tahun pendidikan prasekolah menjadi bagian dari wajib belajar. Karena itu, kualitas layanan TK harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan fondasi pendidikan yang kuat bagi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar,” ujar Basir.
Basir menjelaskan, kebijakan baru ini menjadikan satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wajib belajar. Karena itu, kualitas layanan di setiap TK wajib ditingkatkan secara masif agar mampu membentuk mental dan kecerdasan anak sejak dini.
Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sukses di lapangan, Disdikbud Bone Bolango membekali sebanyak 66 kepala TK Negeri bersama operator sekolah melalui kegiatan coaching clinic tersebut.
Dalam kesempatan itu, para peserta diberikan pemahamannya seputar peningkatan mutu pendidikan, pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang transparan, hingga cara menyusun program sekolah yang benar-benar berorientasi pada kenyamanan belajar anak.
Tidak berhenti sampai di situ, Pemkab Bone Bolango juga gencar menata kelembagaan PAUD agar semakin optimal. Dari total 77 TK swasta yang ada di daerah ini, sebanyak 20 di antaranya sudah menyatakan kesiapan untuk bertransformasi status menjadi TK Negeri. Rencana alih status ini kini tengah memasuki tahap validasi sebelum nantinya diajukan langsung kepada Bupati Bone Bolango untuk mendapat persetujuan.
“Selain itu, kami juga akan memperkuat sinergi dengan Bunda PAUD Bone Bolango melalui pelaksanaan program Posyandu Holistik Integratif, sekaligus mengagendakan peningkatan kompetensi guru TK sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas,” jelasnya.












