Pemkab Boalemo

37 Pasien Gorontalo Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis di Boalemo

×

37 Pasien Gorontalo Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis di Boalemo

Sebarkan artikel ini
Rum Pagau Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing Gratis di Boalemo.(Foto: Narasi21/Mitro)
Rum Pagau Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing Gratis di Boalemo.(Foto: Narasi21/Mitro)

BOALEMO, HARIANPOST.ID- Sebanyak 37 pasien dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo terjadwal mendapatkan penanganan medis melalui kegiatan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Clara Gobel (RSCG), Kabupaten Boalemo, 5–8 November 2026.

​Program kemanusiaan ini terselenggara berkat kerja sama Program Studi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) bersama Yayasan Sekar Lintas Nusantara, serta mendapat dukungan penuh dari Smile Train.

​Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, yang meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Boalemo sebagai pusat pelayanan bakti sosial.

​“Alhamdulillah, Gorontalo mendapatkan kesempatan ini dan pelaksanaannya dipusatkan di Boalemo. Ini patut kita syukuri, karena masyarakat mendapatkan pelayanan operasi yang seluruh biayanya ditanggung secara gratis,” ungkap Rum Pagau.

​Ia menjelaskan, penanganan medis yang diberikan tidak hanya berfokus pada perbaikan bagian bibir semata, melainkan mencakup rekonstruksi langit-langit mulut hingga koreksi hidung sesuai dengan kondisi masing-masing pasien. Bahkan, dalam satu pasien dimungkinkan untuk menjalani dua hingga tiga tindakan operasi sekaligus.

​Pemerintah Kabupaten Boalemo, kata Rum Pagau, berkomitmen penuh memberikan dukungan fasilitas rumah sakit serta kesiapan pelayanan demi kelancaran tindakan medis serta kenyamanan pasien maupun tim dokter. Pihaknya juga menegaskan pentingnya pembenahan fasilitas kesehatan agar pelayanan optimal bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan.

​“Kita harus memberikan pelayanan yang baik. Fasilitas yang mereka gunakan sekarang ini perlu kita benahi. Pemerintah daerah juga sementara melakukan pembenahan rumah sakit agar pelayanan kesehatan semakin baik,” tegasnya.

​Lebih lanjut, Bupati berharap program bakti sosial ini tidak berhenti pada tahun ini saja, melainkan berlanjut dalam kurun waktu sekitar enam bulan ke depan untuk penanganan lanjutan serta penyempurnaan hasil operasi.

Pemkab Boalemo juga siap mengupayakan bantuan transportasi bagi pasien yang terkendala biaya saat hendak melakukan kontrol kesehatan.

​“Kalau masyarakat tidak memiliki biaya untuk datang kembali, pemerintah daerah harus berupaya membantu. Jangan sampai mereka terkendala hanya karena persoalan transportasi, sementara pelayanan operasinya sudah diberikan secara gratis,” pungkasnya.