Pemprov Gorontalo

Gelar Pasar Murah di Bakti Pulubala, Pemprov Gorontalo Disambut Antrean Warga

×

Gelar Pasar Murah di Bakti Pulubala, Pemprov Gorontalo Disambut Antrean Warga

Sebarkan artikel ini
Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M
Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M

KABGOR,HARIANPOST.ID– Guna mengendalikan inflasi dan menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi yang disambut antusias oleh masyarakat Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis, 6 Oktober 2026.

Pasar murah itu dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., bersama Wakil Gubernur Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.Si, serta dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Camat Pulubala, Kepala Desa Bakti, serta ratusan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar menegaskan pasar murah ini digelar dalam rangka stabilisasi harga dan pengendalian inflasi daerah.

“Pasar murah ini adalah bentuk kepedulian pemerintah. Ketika harga mulai naik, pemerintah harus turun tangan membantu masyarakat,” ujar Gubernur.

Sebanyak 1.000 paket sembako bersubsidi disediakan untuk warga. Satu paket berisi 7 komoditas yakni beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, cabai, dan ayam pedaging, yang ditebus masyarakat hanya Rp95 ribu dari harga normal Rp275 ribu.

Sejak pagi, warga Desa Bakti dan desa sekitarnya sudah memadati lokasi. Antrean panjang terlihat di bawah tenda pasar murah, sementara sebagian warga lainnya duduk tertib menunggu giliran dipanggil. Antusiasme warga terlihat jelas, termasuk ibu-ibu dan lansia yang rela menunggu demi mendapatkan sembako murah.

Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie yang tampak hadir di panggung bersama rombongan, juga ikut menyapa dan melayani warga yang berbelanja.

Warga Desa Bakti mengaku sangat terbantu. Dengan harga subsidi, mereka bisa memenuhi kebutuhan pokok harian tanpa terbebani harga pasar yang melonjak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Pemprov Gorontalo yang digelar bergilir di seluruh kabupaten/kota, atas aspirasi DPRD Provinsi dan hasil pendataan pemerintah desa agar tepat sasaran.