BOALEMO, HARIANPOST.ID- Dugaan tindakan tidak terpuji merekam seseorang tanpa izin kembali mencoreng lingkungan kerja. Kali ini, peristiwa tersebut diduga terjadi di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.
Seorang ahli gizi berinisial Ditsy diduga menjadi korban aksi pengintipan dan perekaman saat sedang mandi di fasilitas kantor tersebut.
Dalam keterangannya, Ditsy mengaku sangat terkejut ketika mendapati sebuah telepon genggam bermerek Samsung Galaxy S24 Ultra tiba-tiba diarahkan kepadanya melalui celah ventilasi kamar mandi.
Kaget dan merasa privasinya dilanggar, Ditsy langsung berteriak keras sembari mengambil kain untuk menutupi tubuhnya, lalu bergegas keluar untuk memastikan siapa sosok di balik aksi tersebut.
”Saya sangat kaget saat melihat ada HP dari arah ventilasi,” ujar Ditsy dalam keterangannya, Ahad, 11 Oktober 2026.
Tak tinggal diam, korban langsung memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di area kantor SPPG. Dari hasil pengamatan kamera pengawas, Ditsy mendapati sosok pria berinisial JM alias Jems berjalan dari arah belakang kantor persis di sekitar lokasi kejadian.
JM diketahui merupakan warga Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, yang bertindak sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN).
Merasa terancam dan tidak terima atas perbuatan yang merusak rasa aman di tempat kerja tersebut, Ditsy resmi melaporkan kejadian ini ke Mapolres Boalemo untuk diproses secara hukum.
Laporan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian guna mengungkap kronologi pasti serta membuktikan dugaan penggunaan gawai untuk merekam korban secara diam-diam.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari Polres Boalemo mengenai perkembangan laporan tersebut, serta meminta tanggapan langsung dari pihak JM maupun Badan Gizi Nasional (BGN).












