KABGOR,HARIANPOST.ID– Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Gorontalo semakin marak. Di wilayah Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo salah satunya.
Kegiatan Pertambangan dengan menggunakan alat berat ini pun menuai Kecaman. Aparat Kepolisian pun didesak untuk bertindak tegas atas maraknya kegiatan PETI yang menggunakan alat berat tersebut.
Tidak hanya melakukan penindakan, Kepolisian juga diharapkan dapat melakukan pencegahan terhadap alat berat yang keluar – masuk di wilayah itu.
Pemuda desa Polohungo, Ayis Konoli, mengaku heran sekaligus kecewa, karena tidak adanya upaya pencegahan, pemeriksaan, maupun penindakan dari pihak berwenang, meskipun jalur yang dilalui merupakan akses publik dan berada di kawasan permukiman warga.
Pembiaran ini memunculkan spekulasi di tengah masyarakat, bahwa aktivitas PETI di Tamaila Utara diduga memiliki bekingan kuat. Dugaan tersebut semakin menguat lantaran aktivitas penambangan ilegal masih terus berjalan, meski dampak kerusakan lingkungan mulai dirasakan, seperti naiknya sedimen bendungan air, keruhnya aliran sungai, rusaknya lahan persawahan petani, serta ancaman bencana ekologis di kemudian hari.
“Saya menilai kondisi ini mencederai rasa keadilan dan melemahkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Saya ingin mempertanyakan komitmen APH dalam memberantas aktivitas ilegal yang jelas-jelas melanggar aturan dan berpotensi merugikan negara serta masyarakat luas,”tegasnya, Sabtu,17 Januari 2026.
Dirinya menilai, APH melakukan pembiaran terhadap mobilisasi alat berat yang secara terang-terangan melintasi Desa Polohungo. Padahal, keberadaan alat berat tersebut diketahuinya, digunakan untuk aktivitas PETI yang selama ini leluasa beroperasi.
“Saya berharap adanya tindakan tegas dan transparan dari APH, baik melalui penertiban alat berat, penghentian aktivitas PETI, maupun pengusutan dugaan adanya pihak-pihak yang melindungi praktik ilegal tersebut. Penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik serta menjaga kelestarian lingkungan,”harapnya.







