BONEBOL,HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mengambil langkah inovatif untuk mendongkrak kesadaran warga terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kali ini, Pemkab menggandeng pihak perguruan tinggi untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana edukasi kesehatan hingga ke pelosok desa.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat membuka sosialisasi pemanfaatan teknologi digital untuk PHBS di Hotel Toewawa, Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan ini dipusatkan bagi keluarga produktif di Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila.
Iwan mengapresiasi penuh peran aktif kampus yang terus mendampingi masyarakat lewat program pengabdian. Menurutnya, kolaborasi ini sangat krusial di tengah keterbatasan anggaran daerah saat ini.
“Transformasi digital menjadi jalan keluar yang efektif untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mengubah pola pikir masyarakat agar lebih peduli kesehatan,” ungkap Iwan.
Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi modern seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang kini mempermudah warga mengakses informasi kesehatan secara cepat dan menarik.
“Paling penting itu kontennya gampang dicerna dan bisa mengubah kebiasaan. Teknologi harus kita pakai untuk mendorong pencegahan penyakit sejak dini,” tambahnya.
Meski pemerintah terus memperluas layanan lewat BPJS Kesehatan, perubahan perilaku warga tetap menjadi kunci utama. Lewat kolaborasi ini, Desa Tanggilingo diharapkan sukses menjadi pilot project digitalisasi PHBS dan nantinya bisa ditiru oleh desa-desa lain di Bone Bolango.












