BOALEMO, HARIANPOST.ID- Politik sering kali dinilai sebagai dunia yang dingin, tempat di mana kawan bisa berubah menjadi lawan dalam sekejap mata. Namun, pemandangan berbeda justru tersaji di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Boalemo.
Sebuah potret kemanusiaan dan ketulusan persahabatan dipertontonkan oleh jajaran petinggi Partai NasDem. Di tengah hiruk-pikuk agenda politik nasional yang menyita waktu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai NasDem, Hermawi Fransiscus Taslim, meluangkan waktu untuk hadir langsung.
Bukan untuk urusan politik, melainkan untuk mendekap erat sang sahabat, mantan Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, yang kini tengah melewati masa-masa tersulitnya di balik jeruji besi.
Kehadiran Hermawi di Lapas Boalemo menjadi bukti nyata bahwa bagi NasDem, kader yang sedang tertimpa musibah tidak akan pernah dibiarkan berjalan sendirian.
Di hadapan awak media, Hermawi menegaskan bahwa kunjungannya murni digerakkan oleh rasa solidaritas dan ikatan batin sebagai sahabat yang tak akan luntur oleh situasi apa pun.
”Kebetulan ada waktu, ya. Jadi kewajiban kita sebagai sahabat itu datang ke sini untuk menanyakan keadaan. Ini kan bagian dari perjalanan hidup yang harus dilewati,” ujar Hermawi dengan nada penuh empati, Selasa, 16 Juni 2026.
Bagi Hermawi, ujian yang menimpa Hamim Pou adalah bagian dari dinamika takdir. Sebagai seorang profesional di bidang hukum, ia memilih untuk menghormati proses yang berjalan sembari tetap memberikan penguatan moral yang maksimal.
”Lepas dari substansi perkaranya, ini sudah terjadi. Kita tetap akan upayakan cara-cara yang sesuai dengan koridor hukum, tetapi di sisi lain kita juga harus berlapang dada menerima apa yang sudah berjalan,” tambahnya bijak.
Momen kunjungan ini terasa semakin menyentuh ketika Hermawi menyampaikan bahwa kehadirannya membawa amanah besar. Ia datang mengantarkan langsung titipan salam dan pelukan hangat dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Meski Surya Paloh tidak bisa hadir secara fisik karena padatnya tugas di luar kota, perhatian dan rasa sayangnya kepada Hamim Pou tidak berkurang sedikit pun.
Pesan itu disampaikan Hermawi sebagai pengingat bahwa di luar sana, doa dan dukungan keluarga besar NasDem akan selalu menyertai langkah Hamim Pou.
”Ketum mengirimkan salam hangat sebagai seorang sahabat. Tadi sudah saya sampaikan langsung ke Hamim Pou. Ketum tidak bisa hadir karena memang ada tugas lain di luar kota. Jadi, kedatangan saya ke sini adalah untuk mewakili semuanya,” ucap Hermawi.












