KABGOR, HARIANPOST.ID- Momentum Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Provinsi Gorontalo menjadi panggung pembuktian bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Gorontalo.
Partai berlambang Ka’bah tersebut secara terbuka menabuh genderang kebangkitan dengan memasang target politik yang dinilai banyak pihak sangat agresif dan gila-gilaan.
Usai resmi dilantik bersama jajaran pengurus DPC PPP se-Provinsi Gorontalo pada Minggu (12/07/2026), Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo, H. Usman Tahir Rajak, menegaskan bahwa prosesi pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Momentum ini merupakan titik tolak strategis bagi seluruh kader untuk mengonsolidasikan kekuatan penuh dalam menghadapi kontestasi politik yang akan datang.
Usman mengingatkan kembali memoar sejarah kejayaan PPP yang memiliki akar rumput sangat kuat di Kabupaten Gorontalo. Rekam jejak menunjukkan bahwa kader-kader terbaik partai ini pernah menduduki posisi-posisi puncak eksekutif maupun legislatif di daerah tersebut.
“Semangat kader-kader PPP di Kabupaten Gorontalo harus kita bangkitkan kembali. PPP pernah berada pada posisi strategis, baik sebagai bupati maupun Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo. Mukerwil ini menjadi momentum untuk merumuskan langkah dan strategi agar seluruh keputusan yang dihasilkan dapat dijalankan secara maksimal,” ujar Usman kepada awak media.
Tidak main-main dalam urusan target legislatif, Usman secara gamblang menargetkan perolehan sembilan kursi di DPRD Kabupaten Gorontalo. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan, yakni dua hingga tiga kali lipat dari capaian yang ada saat ini. Target besar ini dipatok sebagai harga mati untuk mengamankan marwah partai di basis massanya sendiri.
“Target kami jelas, yakni sembilan kursi. PPP tidak boleh kalah di kandang sendiri. Itu menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras dan lebih terukur. Kalau hari ini capaian yang ada sudah cukup baik, maka ke depan target kami harus meningkat dua hingga tiga kali lipat,” ujar Usman dengan nada optimis.
Di sisi lain, tensi politik internal kian dinamis saat Usman menyinggung peta kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Gorontalo. Dirinya menegaskan bahwa PPP bersikap sangat demokratis dan memberikan karpet merah kepada seluruh kader potensial untuk tampil sebagai calon kepala daerah, mematahkan isu adanya hak eksklusif bagi elite tertentu.
Namun, sebuah pernyataan tegas keluar sebagai garansi komitmen kepemimpinannya. Usman menyatakan siap maju di garda terdepan andai situasi organisasi menuntut hal tersebut demi kemenangan partai.
“Semua kader PPP memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Kabupaten Gorontalo. Tidak ada klaim bahwa hanya Ketua DPC yang bisa maju. Tetapi apabila tidak ada kader PPP yang ingin mencalonkan diri, maka saya sendiri sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo siap mencalonkan diri sebagai bupati,” tegasnya secara lugas.
Kendati telah membeberkan target-target besarnya, Usman enggan merinci langkah taktis operasional yang akan ditempuh. Ia memastikan seluruh gerak politik DPC PPP Kabupaten Gorontalo akan berjalan tegak lurus dengan mekanisme formal organisasi.
“Semua keputusan akan ditempuh sesuai mekanisme organisasi. Karena itu, strategi secara rinci belum bisa kami sampaikan hari ini. Yang pasti, kami akan bekerja maksimal untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkas Usman.












