Pemkab Bonebolango

Edukasi Hukum Interaktif, Kejari Bone Bolango Ajak Siswa Kunjungi Pengadilan

×

Edukasi Hukum Interaktif, Kejari Bone Bolango Ajak Siswa Kunjungi Pengadilan

Sebarkan artikel ini

BONEBOL,HARIANPOST.ID– Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone Bolango mengambil langkah progresif dalam menanamkan kesadaran hukum bagi generasi muda. Melalui program inovatif bertajuk Wisata Anak Sadar Hukum, instansi penegak hukum tersebut mengajak para pelajar untuk melihat dan merasakan langsung proses peradilan pidana di pengadilan.

Program yang diinisiasi oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Bone Bolango, Rizky Putradinata, ini merupakan bentuk pengembangan lanjutan dari program nasional Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Jika biasanya edukasi hukum hanya disampaikan dalam bentuk ceramah atau materi kelas, kini para siswa diajak langsung terjun memahami realitas penegakan hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, menjelaskan bahwa pendekatan yang komunikatif dan kontekstual sangat dibutuhkan dalam membangun karakter anak bangsa. Menurutnya, pemahaman hukum harus diberikan sejak dini agar tertanam jiwa disiplin dan kepatuhan terhadap aturan.

“Lebih dari sekadar mengenalkan profesi jaksa dan proses persidangan, program ini diarahkan untuk menanamkan nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan sejak dini,” ujar Feddy, Senin,26 Oktober 2026.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para pelajar terlebih dahulu berkunjung ke Kantor Kejari Bone Bolango untuk mengenal lebih dekat tugas, fungsi, serta berbagai layanan hukum yang tersedia. Setelah itu, rombongan siswa melanjutkan kunjungan edukatif ke gedung pengadilan untuk menyaksikan jalannya sidang perkara pidana secara langsung.

Melalui pengalaman tersebut, para pelajar diharapkan mampu memahami tahapan persidangan, peran masing-masing penegak hukum, serta menyadari konsekuensi dari setiap tindakan yang melanggar hukum.

Kejari Bone Bolango berharap, program Wisata Anak Sadar Hukum ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan institusi, melainkan mampu membentuk karakter pelajar yang berintegritas, sadar hukum, serta siap menjadi bagian dari terciptanya masyarakat yang aman, tertib, dan berkeadilan.