BONEBOL, HARIANPOST.ID- Persiapan mengikuti Seminar Nasional Dharma Wanita Persatuan (DWP) 2026 mulai dimatangkan DWP Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk memperkuat kapasitas, menambah wawasan, sekaligus membawa pengalaman baru untuk mendukung pelaksanaan program organisasi.
Ketua DWP Kabupaten Bone Bolango, dr. Nurliana Iwan Mustapa, mengumpulkan jajaran pengurus dalam rapat persiapan untuk menindaklanjuti undangan DWP Pusat sekaligus memastikan kesiapan delegasi yang akan membawa nama DWP Bone Bolango pada forum nasional tersebut.
Dalam rapat itu, Nurliana bersama jajaran pengurus membahas berbagai persiapan keikutsertaan, mulai dari penentuan delegasi hingga kebutuhan teknis yang perlu dipersiapkan sebelum pelaksanaan seminar.
“Rapat ini kita lakukan untuk menindaklanjuti surat dari DWP Pusat sekaligus mempersiapkan keikutsertaan DWP Bone Bolango. Kita ingin seluruh persiapan dilakukan sejak awal sehingga delegasi yang berangkat nantinya benar-benar siap mengikuti kegiatan,” ujar Nurliana, Kamis, 1 Oktober 2026.
Sebanyak delapan pengurus DWP Bone Bolango akan menjadi delegasi dalam seminar tersebut. Mereka terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Ketua Bidang Sosial dan Budaya, Ketua Bidang Pendidikan, serta Ketua Bidang Ekonomi.
Keterlibatan sejumlah unsur pengurus tersebut diharapkan tidak hanya menjadi keikutsertaan secara formal, tetapi juga membuka ruang bagi DWP Bone Bolango untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan program kerja organisasi.
“Kita berharap kegiatan ini memberikan wawasan dan pengalaman baru bagi pengurus. Apa yang diperoleh nantinya bisa menjadi bahan untuk kita kembangkan dalam program-program DWP Bone Bolango, terutama dalam memperkuat peran perempuan di berbagai bidang,” katanya.
Seminar Nasional DWP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18 November 2026 di Hotel Bidakara Jakarta. Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Perempuan Indonesia yang Berkarakter Kuat, Berdaya, dan Inspiratif Menuju Indonesia Emas 2045.”
Menurut Nurliana, tema yang diangkat memiliki keterkaitan dengan upaya meningkatkan kapasitas perempuan, baik dalam lingkungan keluarga, organisasi maupun kehidupan sosial.
“Bagi kita, seminar ini menjadi kesempatan untuk belajar dan melihat bagaimana peran DWP dapat terus dikembangkan. Karena itu, saya berharap pengurus yang ikut dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan kemudian membagikan hasilnya kepada jajaran pengurus lainnya,” pungkasnya.












