Pemkab Boalemo

Dispar Boalemo Optimis Lampaui Target PAD 2026

×

Dispar Boalemo Optimis Lampaui Target PAD 2026

Sebarkan artikel ini
Dinas Pariwisata terus bergerak taktis dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah
Dinas Pariwisata terus bergerak taktis dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah

​BOALEMO, HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pariwisata terus bergerak taktis dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menempatkan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi.

Destinasi andalan Pantai Bolihutuo kini tengah dipacu menjadi mesin pencetak PAD yang menjanjikan bagi Kabupaten Boalemo. Komitmen ini bukan tanpa alasan. Berbagai langkah strategis pembenahan yang dilakukan mulai membuahkan hasil manis pada catatan keuangan daerah.

​Realisasi Melebihi 50 Persen dari target PAD pariwisata yang ditetapkan sebesar Rp460 juta untuk tahun 2026, realisasi saat ini telah menembus angka Rp247 juta dipertengahan tahun ini.

seiring dengan hal itu, ​Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Boalemo, Agus Dulialo, mengaku sangat optimis bahwa target tahun ini tidak hanya akan tercapai, melainkan mampu melampaui estimasi awal.

​”Melihat tren positif ini, kami di Dinas Pariwisata sangat siap dan optimis untuk menerima target PAD yang lebih besar pada tahun anggaran berikutnya. Sesuai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati, kami ingin pariwisata memberikan dampak kesejahteraan langsung dan kontribusi nyata bagi kas daerah,” ucap Agus Dulialo saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 3 Juni 2026.

Lebih lanjut ​Agus menjelaskan, kunci keberhasilan peningkatan PAD ini adalah keberanian mengeksekusi pembenahan infrastruktur, amenitas, dan aksesibilitas secara berkala. Dispar sukses merampungkan rehabilitasi fasilitas akomodasi yang sempat rusak 6 unit rumah panggung dan 2 unit cottage. Langkah ini terbukti jitu mendongkrak angka keterisian dan menyumbang deviden cepat menjelang pergantian tahun.

Sementara untuk membuka keran PAD baru, tahun ini Dispar tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan gedung pertemuan tertutup, ber-AC, yang dilengkapi restoran representatif.

​”Selama ini, banyak penyelenggara acara yang mengurungkan niat membuat event di Bolihutuo karena keterbatasan gedung pertemuan tertutup. Jika gedung baru ini rampung, Bolihutuo siap menerima kegiatan berskala besar lintas wilayah. Ini jelas akan menjadi sumber PAD yang sangat potensial,” tutur Agus Dulialo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *