BOALEMO, HARIANPOST.ID- Maraknya kritik yang ditujukan kepada pemerintah daerah kerap dipandang sebagai indikator bahwa roda pemerintahan berjalan dan mendapat perhatian luas dari publik.
Staf Khusus Bupati Bidang Pemerintahan, Munasir Biya, menilai dinamika tersebut merupakan hal yang lumrah, terutama di tengah daerah yang terus berkembang. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan publik adalah bagian dari iklim demokrasi yang sehat.
”Setiap daerah tentu memiliki nuansa kritikan yang berbeda. Ada yang memang berangkat dari ketidaksukaan personal, ada pula karena kepentingan atau tujuan tertentu yang tidak tercapai, dan hal ini lumrah terjadi,” ujar Munasir, Rabu, 28 Oktober 2026.
Meski demikian, ia menyadari bahwa sebagai pemimpin, kepala daerah pasti memiliki dinamika politik tersendiri dan mustahil bisa memuaskan seluruh pihak. Namun, ia meyakini masyarakat Boalemo saat ini sudah sangat cerdas dan matang dalam menyikapi berbagai situasi yang terjadi.
Di tengah berbagai sorotan publik yang ada, Munasir memastikan bahwa pasangan kepemimpinan Rum-Lahmudin telah bekerja secara maksimal demi kemajuan daerah.
Salah satu bukti nyata dari kerja keras tersebut adalah keberhasilan pemerintah daerah mendatangkan 8 Proyek Strategis Nasional (PSN) ke Kabupaten Boalemo.
”Capaian ini tentu tidak mudah diraih, khususnya di tengah situasi keuangan yang kurang mendukung saat ini. Ini bukti kerja nyata pemerintah daerah,” tegasnya.
Ke depan, Pemkab Boalemo berkomitmen untuk terus fokus merealisasikan visi dan misi hingga akhir masa jabatan.
Munasir juga menegaskan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah tidak alergi terhadap kritik, asalkan kritik tersebut disampaikan secara objektif berbasis data, bukan sekadar opini tanpa dasar yang berujung pada spekulasi.












