Pemkab Boalemo

Fokus Fasilitas Medis, Boalemo Segera Miliki CT Scan Lewat Pinjaman Daerah

×

Fokus Fasilitas Medis, Boalemo Segera Miliki CT Scan Lewat Pinjaman Daerah

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Boalemo Ajukan Pinjaman Rp25 Miliar ke Bank SulutGo.(Foto: Pei)
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Boalemo Ajukan Pinjaman Rp25 Miliar ke Bank SulutGo.(Foto: Pei)

MANADO, HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Boalemo di bawah kepemimpinan Bupati Rum Pagau terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat dan memodernisasi layanan kesehatan bagi masyarakat.

Langkah progresif ini dibuktikan lewat rencana pengadaan alat kesehatan modern, termasuk mesin CT Scan untuk rumah sakit daerah di kabupaten Boalemo.

​Keseriusan tersebut nampak saat Bupati Rum Pagau menggelar pertemuan strategis di Manado, didampingi jajaran Dinas Kesehatan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), bersama jajaran direksi Bank SulutGo (BSG), Senin, 28 September 2026.

​Pertemuan penting ini secara khusus memfokuskan pembahasan terkait pinjaman daerah senilai Rp25 miliar. Dana segar ini diproyeksikan untuk mengakselerasi peningkatan fasilitas medis di Kabupaten Boalemo, dengan CT Scan sebagai salah satu prioritas utamanya.

​Bupati Rum Pagau mengungkapkan bahwa alokasi pinjaman daerah ini bertujuan agar RSUD di Boalemo mampu memberikan penanganan medis yang lebih cepat, presisi, dan komprehensif. Dengan begitu, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah hanya untuk sekadar melakukan pemindaian medis.

​”Pinjaman daerah ini kita fokuskan untuk peningkatan fasilitas kesehatan rumah sakit, khususnya pengadaan CT Scan. Dalam rapat tadi yang dihadiri langsung oleh Komisaris Utama Bank SulutGo, seluruh besaran nilai pinjaman dan skenario jangka waktu pengembaliannya sudah disepakati bersama,” ujar Rum Pagau.

​Saat ini, proses pengajuan pinjaman daerah tersebut tengah memasuki tahap finalisasi regulasi. Pemkab Boalemo kini tinggal menunggu lampu hijau berupa persetujuan resmi dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

​”Insyaallah, setelah seluruh proses di Kementerian Keuangan selesai, alokasi pinjaman daerah senilai Rp25 miliar ini akan langsung kita masukkan dan tetapkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026,” tambahnya.

​Melalui langkah strategis ini, masyarakat Kabupaten Boalemo diharapkan tidak lama lagi dapat menikmati fasilitas diagnostik mutakhir yang mudah diakses dan terjangkau, sekaligus menjadi titik balik kebangkitan mutu layanan kesehatan di daerah.