BOALEMO, HARIANPOST.ID- Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menunjukkan komitmen nyata dalam mengamankan aset-aset keagamaan dan fasilitas umum di daerah.
Bersama Kepala BPN Kabupaten Boalemo serta Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Botumoito, Wabup Lahmuddin turun tangan langsung menyasar empat desa sekaligus di Kecamatan Botumoito.
Adapun keempat wilayah yang menjadi sasaran program jemput bola ini meliputi Desa Potanga, Tutulo, Patoameme, dan Hutamonu.
Berkat sinergi lintas sektor yang solid tersebut, seluruh kelengkapan berkas untuk proses sertifikasi tanah wakaf di wilayah itu kini telah resmi dituntaskan.
”Alhamdulillah, seluruh kelengkapan berkas untuk proses sertifikasi tanah wakaf di Kecamatan Botumoito telah kami tuntaskan. Selanjutnya, kami berharap proses penerbitan sertifikat wakaf dapat segera diselesaikan,” ungkap Lahmuddin, Rabu, 16 September 2026.
Ia menegaskan, ikhtiar cepat ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pemerintah Kabupaten Boalemo ingin memastikan setiap jengkal tanah wakaf, baik yang diperuntukkan bagi masjid maupun fasilitas umum lainnya memiliki kepastian hukum yang kuat.
Dengan legalitas yang jelas, aset umat tersebut dapat aman, terjaga, serta dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan jangka panjang.
”Ikhtiar ini kami lakukan untuk memastikan tanah wakaf, baik untuk masjid maupun fasilitas umum lainnya, memiliki kepastian hukum dan dapat dimanfaatkan serta dijaga untuk kepentingan umat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Wabup Lahmuddin juga menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada jajaran BPN Kabupaten Boalemo dan KUA Kecamatan Botumoito.
Menurutnya, keberhasilan penuntasan berkas ini tidak lepas dari kolaborasi dan dukungan penuh dari kedua instansi tersebut.
”Semoga ikhtiar bersama ini memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya kita menjaga aset wakaf di Kabupaten Boalemo,” pungkasnya.












