POHUWATO,HARIANPOST.ID- Kegiatan di Pelabuhan Bumbulan, Kabupaten Pohuwato, semakin ramai. Meningkatnya kegiatan di Pelabuhan itu diharapkan turut berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Adalah Sekretaris Komisi III DPRD Pohuwato, Mohamad Afif, yang mempertanyakan kontribusi PAD dari sektor ini. Usai melakukan kunjungan, Jum’at, 17 Juli 2026, politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyaksikam bahwa Pelabuhan Bumbulan ramai oleh kegiatan swasta.
“Pelabuhan ini adalah aset milik pemerintah daerah. Sayangnya, hari ini justru digunakan oleh pihak perusahaan, namun kita harus memastikan apakah ada kontribusi nyata bagi PAD atau tidak,” tanya Afif.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang tidak baik – baik saja akibat kebijakan pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat saat ini, kata Afif, potensi PAD harus dimanfaatkan dengan baik, guna menunjang program daerah. Karenanya, potensi PAD dari aktivitas di Pelabuhan Bumbulan kata dia, juga harus dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.
“Selaku Sekretaris Komisi III, saya sangat menyayangkan jika aset daerah yang potensial justru pengelolaannya tidak jelas dan terkesan dibiarkan begitu saja oleh pihak lain,” kata Afif.
Menindaklanjuti hal tersebut, DPRD kata dia akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait, guna mempertanyakan kontribusi PAD dari kegiatan di Pelabuhan Bumbulan.
“Kami akan dalami masalah ini, bahkan hingga ke tingkat kementerian terkait kejelasan regulasi pengelolaannya. Kami juga akan mengagendakan RDP untuk memanggil perusahaan yang menggunakan pelabuhan tersebut,” terangnya.












