Pemkab Boalemo

Akselerasi Capaian MKJP, Perwakilan BKKBN Provinsi Monitoring Pelayanan KB di Saritani Boalemo

×

Akselerasi Capaian MKJP, Perwakilan BKKBN Provinsi Monitoring Pelayanan KB di Saritani Boalemo

Sebarkan artikel ini

BOALEMO, HARIANPOST.ID- Dalam rangka memperkuat dan memastikan kualitas pelayanan Keluarga Berencana di tingkat lini lapangan, Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo melakukan monitoring dan evaluasi langsung terhadap Pelayanan KB Bergerak yang berfokus pada Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Kegiatan pemantauan khusus ini dilaksanakan di Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.

Monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung antusiasme masyarakat serta memastikan ketersediaan sarana penunjang (Alkon) dan kesiapan para Penyuluh KB serta tim medis di lapangan berjalan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan.

Saritani Jadi Motor Penggerak Kesertaan MKJP

Desa Saritani yang menjadi lokus monitoring kali ini menunjukkan tren positif dengan tingginya animo pasangan usia subur (PUS) yang beralih menggunakan MKJP, seperti Implan dan IUD (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim). Pelayanan bergerak ini didesain guna mendekatkan akses jangkauan medis yang aman dan berkualitas bagi masyarakat yang jauh dari pusat fasilitas kesehatan perkotaan.

Pihak Perwakilan BKKBN Provinsi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi taktis antara dinas kabupaten, puskesmas, dan pemerintahan desa yang dinilai sangat solid dalam menggerakkan warga.

Peningkatan Signifikan se-Kabupaten Boalemo

Kegiatan monitoring di Desa Saritani ini menjadi potret sekaligus representasi dari kesuksesan program KB secara makro di bumi Boalemo. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo mencatat adanya tren peningkatan kesertaan pengguna kontrasepsi jangka panjang di seluruh wilayah 7 kecamatan se-Kabupaten Boalemo.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo menyampaikan bahwa lompatan capaian ini merupakan buah manis dari kerja keras seluruh lini lapangan, mulai dari Penyuluh KB, Kader IMP, hingga Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang gencar melakukan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) dari rumah ke rumah.

“Pelayanan di Saritani ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama. Saat ini, pergeseran minat masyarakat dari kontrasepsi jangka pendek (seperti suntik dan pil) ke MKJP menunjukkan grafik kenaikan yang sangat signifikan di seluruh wilayah Boalemo. Hal ini sangat penting untuk mengatur jarak kelahiran yang ideal demi mewujudkan zero stunting,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *