BOALEMO, HARIANPOST.ID- Bupati Boalemo, Rum Pagau, secara resmi membuka kegiatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Bike dan Drag Race Region 5–6 Putaran II Gorontalo yang digelar di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Sabtu 16 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat serta para pecinta otomotif yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi dan luar daerah.
Ajang balap bergengsi tingkat nasional itu menjadi salah satu event olahraga otomotif terbesar yang digelar di Kabupaten Boalemo tahun ini.
Selain diikuti oleh pembalap profesional dan komunitas otomotif, kegiatan tersebut juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang memadati arena perlombaan sejak pagi hari.
Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Erwin Ismail, yang telah mempercayakan Kabupaten Boalemo sebagai tuan rumah pelaksanaan Kejurnas Drag Bike dan Drag Race Region 5–6 Putaran II Gorontalo.
Menurut Bupati, kepercayaan yang diberikan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo dan masyarakat, karena event berskala nasional mampu menghadirkan dampak positif, baik dari sisi olahraga, ekonomi, maupun promosi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Boalemo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua IMI, bapak Erwin Ismail, beserta seluruh panitia yang telah memilih Boalemo sebagai lokasi pelaksanaan event nasional ini. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi daerah kami,” ujar Rum Pagau.
Ia mengatakan, kegiatan drag bike dan drag race bukan sekadar ajang kompetisi balap kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda dan pencinta otomotif untuk menyalurkan bakat, minat, dan hobi secara terarah serta profesional.
Menurutnya, melalui event resmi seperti ini, para pembalap dapat menunjukkan kemampuan di lintasan yang aman dan sesuai aturan, sehingga mampu mengurangi aksi balap liar yang selama ini kerap meresahkan masyarakat.
“Event seperti ini sangat positif karena menjadi tempat bagi para pencinta otomotif untuk menyalurkan hobi dan bakat mereka secara sportif dan profesional. Kita tentu berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet balap berprestasi yang nantinya bisa membawa nama daerah di tingkat nasional,” tambahnya.
Rum Pagau juga berharap pelaksanaan Kejurnas Drag Bike dan Drag Race tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang lokal yang turut meramaikan area kegiatan.
Selain menjadi ajang olahraga otomotif, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kunjungan masyarakat dari luar daerah ke Kabupaten Boalemo, sehingga turut memperkenalkan potensi daerah kepada publik yang lebih luas.
Sementara itu, suasana pembukaan berlangsung semarak dengan hadirnya para pembalap dari berbagai kabupaten dan provinsi, komunitas motor, serta ratusan penonton yang antusias menyaksikan jalannya perlombaan. Deru mesin kendaraan balap dan semangat para peserta semakin menambah kemeriahan event nasional tersebut.
Lebih lanjut ketua panitia pelaksana, Munasir Biya juga memastikan seluruh rangkaian lomba berlangsung dengan mengedepankan standar keselamatan dan aturan resmi balap yang telah ditetapkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI).
“Dengan digelarnya Kejurnas Drag Bike dan Drag Race Region 5–6 Putaran II Gorontalo di Boalemo, pemerintah daerah berharap daerah tersebut semakin dikenal sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan event olahraga dan otomotif berskala besar di wilayah Gorontalo dan Indonesia Timur,” pungkasnya












