BONEBOL, HARIANPOST.ID- Kerja sama solid antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone Bolango, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, dan BPJS Ketenagakerjaan membuahkan hasil gemilang. Melalui Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP), Kabupaten Bone Bolango sukses menembus jajaran 10 besar nasional dalam capaian kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Prestasi ini dipaparkan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program JPP yang dihadiri langsung oleh Bupati Bone Bolango, Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango Feddy Hantyo Nugroho, didampingi Kasi Datun Heriyadi Djunaidi, serta Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo.
Kajari Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari komitmen bersama demi memastikan hak-hak pekerja terlindungi hukum.
“Program JPP hadir untuk mengawal kepatuhan badan usaha dan pemberi kerja. Masuknya Bone Bolango ke 10 besar nasional membuktikan efektivitas sinergi ini,” ujar Feddy, Kamis 4 Juni 2026.
Apresiasi senada disampaikan oleh Bupati Bone Bolango dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo. Sinergi ini dinilai berhasil memperluas payung perlindungan bagi pekerja dari berbagai risiko, mulai dari kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua.
Melalui evaluasi berkala ini, ketiga instansi berkomitmen penuh untuk terus mematangkan Program JPP demi kesejahteraan menyeluruh para pekerja di Bone Bolango.












