BOALEMO, HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Boalemo terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal.
Hal ini dibuktikan saat Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menandatangani Nota Kesepakatan bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Pemerintah Daerah se-Provinsi Gorontalo.
Penandatanganan kesepakatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pelindungan dan pengembangan bahasa Indonesia, sekaligus melestarikan bahasa daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Menurut Wabup Lahmuddin Hambali, kerja sama lintas daerah dan lembaga ini merupakan pondasi penting dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Gorontalo, khususnya di Kabupaten Boalemo.
”Bagi kami, kesepakatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat pelindungan dan pengembangan bahasa Indonesia serta pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya kita,” ujar Wabup Lahmuddin Hambali, Kamis, 15 Oktober 2026.
Ia menambahkan, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan warisan leluhur yang menyimpan nilai-nilai kearifan lokal yang harus diwariskan kepada generasi muda.
Melalui penandatanganan ini, Wabup berharap sinergi antara Pemkab Boalemo, Pemprov Gorontalo, dan Badan Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dapat melahirkan program-program konkret pelestarian bahasa di tingkat kemasyarakatan hingga pendidikan formal.
”Semoga sinergi ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam memajukan bahasa dan budaya di Kabupaten Boalemo dan Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.












