BOALEMO, HARIANPOST.ID- Sempat ditertibkan, aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sambati, Dulupi, kembali marak. Keseriusan Polres Boalemo untuk menertibkan kegiatan PETI itu pun dipertanyakan.
Berdasarkan pengakuan warga, kegiatan PETI di wilayah Sambati dengan menggunakan alat berat excavator itu ramai dilakukan di malam hari.
Warga menyebut aktivitas pertambangan di lokasi itu tetap berjalan seperti biasa. Alat berat disebut masih beroperasi di beberapa titik, bahkan dilakukan secara terang-terangan.
“Sebelum Puasa hingga sekarang masih berjalan, tapi sampai sekarang belum ada tindakan serius,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Senin, 23 Februari 2026.
Maraknya kegiatan PETI dengan menggunakan alat berat tersebut, memunculkan pertanyaan publik terhadap Polres Boalemo dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap praktik tambang ilegal di daerah tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah konkret yang akan diambil untuk menertibkan aktivitas PETI di Sambati.










