EksekutifPemkab Bonebolango

Lantik Kepala Sekolah di Bone Bolango,Ismet Ingatkan Peran Penting Lawan Kemiskinan dan Stunting

×

Lantik Kepala Sekolah di Bone Bolango,Ismet Ingatkan Peran Penting Lawan Kemiskinan dan Stunting

Sebarkan artikel ini

BONEBOL,HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali menegaskan komitmennya untuk mendongkrak kualitas pendidikan. Itu ditegaskan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat melantik dan mengukuhkan sejumlah Kepala Sekolah TK dan SD.

Pelantikan yang dirangkaikan dengan Orientasi PPPK Formasi Jabatan Fungsional Guru Angkatan V ini berlangsung di kawasan Wisata Sungai Botu Motoli’oluwo, Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Selasa, 21 Juli 2026.

Dalam arahannya, Bupati Ismet mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Jabatan yang dipercayakan hari ini harus diwujudkan dalam kerja nyata. Integritas, tanggung jawab, dan komitmen untuk memajukan pendidikan harus menjadi pegangan utama,” tegas Ismet.

Di tengah perkembangan teknologi yang kian cepat, Ismet menuntut para kepala sekolah dan guru untuk sigap beradaptasi. Kepala sekolah diminta untuk tampil sebagai motor penggerak kemajuan di sekolah masing-masing demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Tidak ada pilihan lain selain bekerja sungguh-sungguh. Pastikan sekolah menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas dan berakhlak,” tambahnya.

Menariknya, Bupati Ismet juga menyoroti kaitan erat antara mutu pendidikan dengan upaya menekan angka kemiskinan serta stunting di Provinsi Gorontalo. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Gorontalo masih menghadapi tantangan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi.

Ia meyakini, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat jalur pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk memutus rantai kemiskinan tersebut.

“Kalau kualitas pendidikan meningkat, SDM juga meningkat. Dari situlah kita bersama-sama bisa menekan angka kemiskinan dan stunting di daerah kita,” ujar Ismet.