BONEBOL,HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus melakukan pemantauan harga bahan pokok, guna memastikan daya beli masyarakat.
Pada pemantauan, Jum’at, 4 September 2026, di Pasar Rakyat Talumopatu, menunjukkan sebagian besar komoditas masih berada pada harga yang relatif stabil.
Berdasarkan pemantauan, tidak terdapat perubahan harga pada sejumlah komoditas dibandingkan dengan sebelumnya. Meski demikian, beberapa bahan kebutuhan dapur seperti cabai dan bawang dijual dengan harga relatif tinggi.
Tercatat, Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp111.667 per kilogram. Sementara cabai merah keriting berada di angka Rp80.000 per kilogram. Untuk komoditas protein, daging sapi paha belakang tercatat mencapai Rp150.000 per kilogram.
Pada kelompok bawang, harga bawang putih honan berada di Rp38.667 per kilogram, bawang merah Rp37.667 per kilogram, dan bawang bombai Rp45.000 per kilogram. Sedangkan bawang putih kating belum memiliki data harga karena komoditas tersebut tidak tersedia dalam pemantauan.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, Beras Cap IR 64 (Medium) berada di harga Rp15.000 per kilogram, sedangkan Beras SPHP Bulog tercatat Rp12.000 per kilogram. Minyakita berada di angka Rp15.700 per liter, minyak goreng curah Rp19.000 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp24.000 per liter.
Harga gula pasir curah juga masih stabil di Rp19.000 per kilogram, sementara tepung terigu berada di angka Rp13.000 per kilogram.
Pada komoditas protein hewani, daging ayam ras karkas tercatat Rp33.500 per kilogram, telur ayam ras Rp30.767 per kilogram, ayam kampung utuh Rp65.000 per ekor, ikan tongkol Rp35.000 per kilogram, ikan teri Rp110.000 per kilogram, dan udang basah Rp65.000 per kilogram.
Sementara itu, harga sejumlah sayuran masih relatif terjangkau. Tomat menjadi salah satu komoditas dengan harga paling rendah, yakni Rp5.000 per kilogram. Beberapa sayuran lainnya, seperti sawi hijau, kangkung, ketimun, kacang panjang, dan ketela pohon berada pada kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, pisang lokal tercatat Rp10.000 per kilogram, jeruk lokal Rp15.000 per kilogram, kacang tanah Rp43.333 per kilogram, dan kacang hijau Rp35.000 per kilogram.
Sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya, seperti garam halus, susu kental manis, tempe, tahu putih, hingga mi instan, juga tercatat tidak mengalami perubahan harga.
Kondisi ini menunjukkan bahwa secara umum harga bahan pangan di Pasar Rakyat Talumopatu masih relatif terkendali. Namun, pergerakan harga sejumlah komoditas, khususnya cabai dan bawang, tetap perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pengeluaran masyarakat dan stabilitas harga kebutuhan sehari-hari.(*)
Laporan : Ais Konoli












