EkonomiNasional

Andi Iwan Aras Kembali Pimpin KADIN Sulsel, Achmad Risa: Ini Momentum Perkuat Orkestrasi Investasi dan Akselerasi Ekonomi Daerah

×

Andi Iwan Aras Kembali Pimpin KADIN Sulsel, Achmad Risa: Ini Momentum Perkuat Orkestrasi Investasi dan Akselerasi Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Iwan Darmawan Aras
Iwan Darmawan Aras (Foto : Istimewa)

HARIANPOST.ID- Andi Iwan Darmawan Aras kembali terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Selatan untuk periode 2026–2031. Terpilihnya kembali Andi Iwan dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat agenda pembangunan daerah.

Akademisi dan praktisi kebijakan publik, Dr. Achmad Risa Mediansyah, M.Si., menyebut
keberlanjutan kepemimpinan tersebut memiliki arti strategis di tengah meningkatnya kebutuhan kolaborasi antara sektor usaha dan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan.

Selain memimpin KADIN Sulsel, Andi Iwan juga mengemban amanah sebagai Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI. Kombinasi pengalaman di ruang organisasi, politik, dan kebijakan tersebut menurut Risa menjadi modal penting untuk membangun konektivitas yang lebih kuat antara pelaku usaha, pemerintah, dan agenda pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.

Risa menilai peran organisasi seperti KADIN saat ini telah berkembang. Tidak lagi semata menjadi wadah representasi pelaku usaha, KADIN dinilai semakin berperan sebagai penghubung antara kepentingan ekonomi, investasi, dan arah kebijakan pembangunan.

Dalam perspektif policy network atau jejaring kebijakan, kata Achmad Risa, efektivitas pembangunan modern semakin ditentukan oleh kemampuan menghadirkan koordinasi, membangun kolaborasi, serta menyatukan berbagai kepentingan menjadi agenda bersama.

“Organisasi seperti KADIN memiliki posisi strategis karena berada pada titik temu antara kebijakan dan aktivitas ekonomi. Kepemimpinan yang memiliki kapasitas konsolidasi serta jejaring yang kuat berpotensi mempercepat lahirnya dampak pembangunan yang lebih nyata,” ujar Risa, Ahad, 14 Juni 2026.

Menurut dia, pengalaman Andi Iwan di organisasi, politik, dan ruang kebijakan menjadi modal yang dapat memperkuat posisi KADIN Sulsel sebagai penghubung antara investasi, penguatan pelaku usaha daerah, dan kebutuhan pembangunan ekonomi.

Achmad Risa menilai, periode kedua kepemimpinan pada organisasi strategis umumnya menjadi fase untuk mengubah modal jejaring, pengalaman kelembagaan, dan kapasitas konsolidasi menjadi capaian yang lebih konkret dan terukur.

“Periode kedua bukan lagi fase membangun fondasi, melainkan fase menghadirkan hasil. Ukurannya adalah sejauh mana organisasi mampu mendorong investasi riil, memperluas kemitraan usaha, memperkuat pelaku usaha daerah, dan menciptakan manfaat ekonomi yang dirasakan lebih luas,” katanya.

Ia menambahkan, apabila momentum tersebut mampu dikonsolidasikan secara optimal, KADIN Sulsel berpeluang memperkuat posisinya bukan hanya sebagai rumah besar dunia usaha, tetapi juga sebagai institusi strategis yang ikut membentuk arah transformasi ekonomi daerah.

“Ketika organisasi mampu bergerak melampaui fungsi representatif dan masuk pada penguatan kolaborasi pembangunan, maka perannya akan semakin besar dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif, kompetitif, dan berdaya saing,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *