BONEBOL, HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat serta pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengatakan, pajak merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pihak yang telah menjadi wajib pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hal utama adalah bagaimana meningkatkan kesadaran, ketertiban, dan kesungguhan mereka untuk melaksanakan kegiatan, dalam bentuk bahwa kegiatan itu adalah wajib hukumnya. Karena itu namanya pajak, wajib hukumnya untuk mereka selesaikan,” ujar Ismet, Kamis, 1 Oktober 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya bertugas melakukan pemungutan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada wajib pajak agar kewajiban tersebut dapat dilaksanakan secara tertib.
“Tugas kita adalah untuk menyadarkan kepada mereka agar kewajiban mereka terhadap membayar pajak terpenuhi,” katanya.
Ismet juga mendorong agar sosialisasi dan pertemuan dengan wajib pajak lebih rutin dilakukan. Dengan komunikasi yang intensif, diharapkan terdapat pemahaman yang sama antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Kita akan usahakan agar frekuensi kegiatan ini ditingkatkan, agar ada kesadaran dan pemahaman yang sama antara pemerintah dan kemudian kepada wajib pajak,” jelasnya.
Dalam pembahasan tersebut, turut hadir perwakilan PT GM. Ismet menegaskan perusahaan sebagai pelaku usaha memiliki kewajiban membayar pajak sesuai ketentuan.
“Karena GM termasuk pengusaha, maka wajib hukumnya dia untuk membayarkannya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pembahasan pemerintah daerah dengan PT GM berkaitan dengan kewajiban perpajakan, bukan membahas pengelolaan kegiatan pertambangan. Menurutnya, sektor pertambangan memiliki mekanisme dan perhitungan tersendiri.
“Tadi telah dijelaskan berbagai hal terkait kewajiban GM untuk membayar pajak. Kalau tambang kan lain hitungannya. Tapi terkait masalah pajak sudah dibicarakan juga tadi,” ujarnya.
Meski demikian, pembahasan tersebut masih membutuhkan pertemuan lanjutan untuk memastikan kewajiban perpajakan dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik.
“Masih perlu ada lagi pertemuan lebih lanjut agar tingkat kesadaran, tertib pemungutan pajak, dan kewajiban mereka sebagai wajib pajak akan terlaksana dengan baik,” tuturnya.
Ismet berharap kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat dibangun melalui pemahaman terhadap tugas serta kewajiban masing-masing. Pemerintah juga akan meningkatkan peran petugas pajak dalam memberikan edukasi kepada wajib pajak.
“Yang kita kolaborasikan adalah pemahaman dan peningkatan kewajiban mereka agar mereka wajib untuk membayar pajak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” pungkasnya.












