BOALEMO,HARIANPOST.ID- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) dengan menggunakan alat berat excavator di hutan Boalemo, kembali marak. Aktivitas PETI tersebut diketahui dilakukan di wilayah Safa, Kecamatan Botumoito.
Lalu lintas alat berat yang digunakan pada kegiatan PETI tersebut, melewati jalur Sari Tani. Hal itu dibenarkan Kepala Desa Sari Tani, Arlin Arifin saat dikonfirmasi. Jumat 28 November 2025.
“Sebenarnya bukan di Sari Tani. Lokasi tambang di sana itu banyak, ada di Olongiya, Batuanggubu. Sari Tani itu hanya tempat mereka melintas,” ungkap kades Sari tani Arlin Arifin Luneto.
Meskipun demikian, Arlin tidak mengetahui pasti berapa jumlah alat berat yang beraktivitas di kegiatan PETI tersebut. Namun berdasarkan informasi yang ia terima, alat berat yang digunakan pada kegiatan PETI berjumlah lima unit.
“Saya dapat info ada empat alat, terus terakhir ini ada lagi satu alat. Sebelumnya saya sudah sampaikan ke mereka tidak usah banyak ke sana, tapi tetap mereka ke sana,” ungkapnya.
Kegiatan PETI di kawasan Safa itu diduga milik seorang pria berinisial (HR). Kegiatan PETI ini pun oleh Kepala Desa Sari Tani, telah disampaikan kepada Polsek setempat.
“Terkait alat yang melintas, saya sudah konfirmasi ke Polsek dan Babinsa,” terangnya.












