BOALEMO, HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Boalemo resmi membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor pasca menggelar Entry Meeting evaluasi kemudahan Perizinan Daerah bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Gorontalo di ruang Vicon Kantor Bupati, Senin (20/7/2026).
Dalam pertemuan strategis tersebut, Bupati Boalemo Rum Pagau menegaskan komitmen daerahnya untuk mempermudah regulasi investasi demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Setelah sukses di sektor kelapa sawit, kini Pemkab Boalemo membidik sektor pertambangan sebagai motor penggerak ekonomi baru yang potensial.
Rum Pagau membeberkan kabar baik bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui 10 Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Boalemo. Langkah ini dinilai sebagai angin segar bagi hilirisasi industri pertambangan lokal yang legal dan terstruktur.
Fokus utama Pemkab Boalemo saat ini adalah mengawal dan menindaklanjuti status tersebut agar para pelaku usaha bisa segera mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
”Potensinya sudah sangat siap karena 10 WPR telah disetujui oleh Kementerian ESDM. Sekarang, kami menunggu para pengusaha baik perorangan, korporasi, maupun koperasi untuk berinvestasi di bidang pertambangan emas ini,” ujar Rum Pagau optimis.
Melalui sinergi dengan BPKP Gorontalo, Pemkab Boalemo berkomitmen penuh untuk menjamin kemudahan dan keamanan berinvestasi di Bumi Damai Bertuah, khususnya pada optimalisasi 10 titik WPR yang baru disetujui.












