BONEBOL, HARIANPOST.ID- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, unjuk kebolehan lewat aksi sehat. Mereka menantang diri dalam ajang Virtual ASN Run 81 KM yang resmi dimulai sejak 11 Juli hingga 22 Agustus 2026.
Ajang lari virtual ini diikuti oleh deretan pejabat dan ASN Bone Bolango yang tergabung dalam komunitas Bone Bolango Runners. Di antaranya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Oktavianus SW Rahman, Sekretaris BKPD Anas Paudi, Irban Melky Sunardi, Kasubid Anggaran BKPD Indrawati Usuli, serta ASN Sekretariat Daerah Novita Rahim.
Selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, kegiatan ini juga dirancang untuk mengampanyekan pola hidup sehat di lingkungan birokrasi, sekaligus mempererat rasa kebersamaan dan nasionalisme.
Kepala Dinas Dukcapil Bone Bolango, Oktavianus SW Rahman, mengungkapkan bahwa tantangan ini merupakan momentum penting bagi para abdi negara untuk menjaga kebugaran tubuh di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik.
”Sebagai ASN, kesehatan menjadi modal penting dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami diajak untuk lebih disiplin menjaga kebugaran sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI,” ujar Oktavianus, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menambahkan, konsep virtual run ini sengaja dipilih karena memberikan fleksibilitas tinggi bagi para peserta. ASN bisa berlari kapan saja dan di mana saja tanpa harus mengorbankan waktu kedinasan.
“Peserta diberikan waktu lebih dari satu bulan untuk menyelesaikan total jarak 81 kilometer. Setiap capaian lari dicatat melalui aplikasi olahraga yang menjadi alat pemantauan selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Lebih lanjut, Oktavianus menegaskan bahwa esensi utama dari Virtual ASN Run ini bukanlah kompetisi kecepatan, melainkan konsistensi dalam membangun budaya hidup aktif. Jarak 81 kilometer yang ditargetkan pun menjadi simbol dari usia ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
“Yang terpenting bukan siapa yang paling cepat, tetapi bagaimana kita bisa konsisten bergerak dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Jika ASN sehat, tentu akan berdampak positif pada produktivitas kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.












