BOALEMO, HARIANPOST.ID- Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Nurdin Baderan, memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Boalemo untuk segera menyelesaikan Tuntutan Ganti Rugi (TGR).
Hal tersebut ditegaskan Sekda Nurdin saat memimpin apel awal bulan di Lapangan Alun-alun Tilamuta, Senin, 6 Juli 2026.
Nurdin mengungkapkan bahwa fase pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah selesai. Dari hasil pemeriksaan tersebut, terdapat sejumlah poin krusial yang menjadi catatan penting dan harus segera ditindaklanjuti oleh para ASN yang bersangkutan.
”Kita telah melewati fase pemeriksaan keuangan dan sudah kita tahu bersama poin-poin penting yang menjadi catatan dari institusi BPK. Tentu harapan kita sebentar nanti dalam penyampaian rapat paripurna LKPJ, bagaimana tanggapan-tanggapan fraksi yang tentunya semua yang menjadi temuan agar segera diselesaikan,” ucap Sekda Nurdin Baderan.
Lebih lanjut, Panglima ASN Boalemo ini menjelaskan bahwa Bupati Boalemo telah mengeluarkan instruksi resmi mengenai pengelolaan dan penggunaan keuangan tahun anggaran 2025. Salah satu poin paling krusial dalam instruksi tersebut adalah penyelesaian TGR.
Nurdin mengimbau kepada seluruh ASN yang merasa memiliki kewajiban TGR untuk segera melakukan koordinasi secara proaktif dengan pihak Inspektorat Daerah. Ia juga menegaskan bahwa status pensiun tidak akan menghapus kewajiban tersebut.
”Meskipun ASN sudah pensiun, kita akan kejar sebab BPK menemukan TGR yang belum diselesaikan,” tegasnya.
Selain masalah TGR, dalam momentum apel tersebut Sekda Nurdin Baderan juga menyoroti masalah kedisiplinan pegawai serta kebersihan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia mengaku menerima laporan dari sejumlah pimpinan OPD terkait adanya fenomena ASN “Paruh Waktu” yang memanipulasi kehadiran.
”Pegawai hanya datang saat pagi hari untuk mengisi absen, kemudian menghilang, dan baru kembali ke kantor saat jam pulang hanya demi menggugurkan kewajiban absensi,” tutur Sekda Boalemo.
Ia juga menyentil masih ditemukan lingkungan kantor OPD yang kotor, bahkan sampah belum diangkut hingga pukul 09.00 WITA.
”Bagaimana kita memberikan contoh kepada masyarakat sementara di lingkungan tempat kita bekerja ada sampah,” sentil Nurdin.
Di akhir arahannya, Sekda berharap teguran dan penyampaian ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran aparatur sipil negara demi membawa Kabupaten Boalemo ke arah yang lebih baik dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera.












