MANADO, HARIANPOST.ID– Pemerintah Kabupaten Bone Bolango sukses menyabet penghargaan bergengsi Adhi Manawa Nugraha Pratama dari Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado.
Penghargaan ini menjadi bukti konkret keberhasilan kebijakan “Pro ASN” dan penerapan sistem merit di bawah kepemimpinan Bupati Ismet Mile.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, yang didampingi Kepala BKPSDM, Hamdy Gufran Mile, di Aula A.E. Manihuruk Kantor Regional XI BKN Manado, Sabtu, 6 Juni 2026.
Dalam penganugerahan ini, Bone Bolango berhasil masuk dalam jajaran tiga daerah terbaik di Wilayah Sulawesi dan Maluku Utara, bersanding dengan Kota Manado dan Kabupaten Halmahera Selatan.
”Alhamdulillah, penghargaan ini diraih atas komitmen pemda dalam mendukung transformasi layanan kepegawaian serta penerapan sistem merit secara konsisten,” ujar Iwan Mustapa usai menerima penghargaan.
Menurut Iwan, capaian ini didasarkan pada penilaian ketat BKN terhadap sejumlah indikator strategis, meliputi indeks profesionalitas ASN dan implementasi manajemen talenta. Digitalisasi dan transparansi sistem layanan kepegawaian,
kepatuhan penuh terhadap Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) BKN.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Bone Bolango yang sebelumnya berhasil menduduki peringkat kedua terbaik nasional dalam Indeks Pengelolaan Data ASN.
”Tata kelola data yang akurat adalah fondasi kami. Dengan data yang bersih, pengambilan keputusan dan kebijakan kepegawaian dapat dilakukan secara objektif serta profesional,” tambah Iwan.
Iwan menegaskan, arahan Bupati Ismet Mile dalam reformasi birokrasi berfokus pada kesejahteraan dan kepastian karier pegawai. Melalui prinsip “dipermudah, dilindungi, dan dibahagiakan”, Pemkab Bone Bolango telah memangkas birokrasi layanan kenaikan pangkat, mutasi, hingga pengurusan izin belajar.
Sebagai langkah keberlanjutan, Pemkab Bone Bolango menjadwalkan agenda penting dalam waktu dekat, yaitu melakukan ekspose konsep Manajemen Talenta ASN di hadapan pimpinan BKN pusat. Rencana yang telah dirancang sejak 2025 ini ditargetkan segera mendapat persetujuan formal untuk langsung diimplementasikan.
”Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan indikator bahwa transformasi birokrasi Bone Bolango sudah berada di jalur yang benar,” pungkasnya.












