BOALEMO, HARIANPOST.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo bersama unsur gabungan melanjutkan Operasi SAR hari kedua pencarian korban hanyut di Sungai Manggulipa, Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Selasa 26 Mei 2026.
Hingga kini, korban seorang Hamid Lahabi yang hanyut di sungai Manggulipa belum ditemukan. Sebelumnya, sang anak telah dievakuasi tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada hari pertama operasi, Ahad 25 Mei 2026 kemarin.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boalemo, Roslina Karim mengatakan operasi hari kedua difokuskan pada perluasan sektor pencarian Hamid Lahabi yang belum ditemukan dari kemarin.
“Tim BPBD bersama Basarnas, Polres Boalemo, TNI, dan relawan memperlebar penyisiran. Tim air dengan 2 unit perahu karet menyisir aliran utama hingga muara. Tim darat menyisir bantaran sejauh 5 kilometer ke arah hilir,” kata Kepala BPBD Boalemo, Roslina Karim, Selasa 26 Mei 2026.
Berdasarkan berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi saat korban bersama anaknya beraktivitas di Sungai Lahumbo. Diduga korban terseret arus yang tiba-tiba deras akibat hujan di hulu.
“Kami minta warga yang tinggal di sepanjang Lahumbo sampai pesisir untuk bantu pantau. Jika melihat benda mencurigakan atau tanda korban, segera lapor,” pinta Roslina Karim.
BPBD Boalemo juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sungai saat cuaca ekstrem dan debit air tinggi.
“Jangan anggap remeh sungai. Arus bawah sangat kuat. Ini jadi pelajaran untuk kita semua,” imbau BPBD Boalemo.












