BOALEMO, HARIANPOST.ID- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tilamuta sejak Senin pagi 25/5/2026 menelan korban jiwa. Dua warga Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Tilamuta saat mencari kelapa di area perkebunan.
Kepala BPBD Kabupaten Boalemo, Roslina Karim, membenarkan kedua korban merupakan ayah dan anak. Sang anak ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara sang ayah hingga Senin sore masih dalam pencarian tim gabungan.
“Yang anak sudah ditemukan, sekarang lagi dalam proses pencarian sang ayah. Bahkan saat ini Wakil Bupati Boalemo juga turun langsung ke lokasi kejadian,” ungkap Roslina Karim saat dikonfirmasi, Senin 25 Mei 2026.
Peristiwa nahas itu bermula saat ayah dan anak tersebut berangkat ke kebun pada Senin pagi. Meski wilayah Tilamuta diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi, keduanya tetap melanjutkan aktivitas mencari kelapa di sekitar aliran sungai.
Naas, debit air Sungai Tilamuta naik secara drastis disertai arus yang sangat deras hingga menyeret keduanya. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melapor ke pemerintah desa dan BPBD.
Jenazah sang anak yang ditemukan pertama kali langsung dievakuasi oleh warga bersama petugas ke rumah duka untuk disemayamkan.
BPBD Boalemo mengimbau seluruh masyarakat Boalemo, khususnya yang beraktivitas di sekitar daerah aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan.
“Kami himbau masyarakat agar tetap waspada jika melakukan aktivitas di musim hujan, terutama yang berdekatan dengan alur sungai. Untuk menjaga hal-hal yang kita tidak inginkan bersama,” tegas Roslina.
Ia menambahkan, kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi berpotensi menyebabkan sungai meluap sewaktu-waktu. Warga diminta menunda aktivitas di dekat sungai jika hujan deras berlangsung.
Hingga saat ini identitas lengkap kedua korban belum dirilis resmi oleh pihak berwenang dan masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti korban hanyut.












