BONEBOL, HARIANPOST.ID- Atasi Krisis ketersediaan darah, Palang Merah Indonesi (PMI) Bone Bolango, ajak PKK untuk kolaborasi dalam meningkatkan ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Ismet
Mile mengatakan perlu adanya kolaborasi antar PMI dan PKK guna memastikan ketersediaan darah di PMI.
“Permintaan darah terus meningkat, sementara stok di Unit Transfusi Darah (UTD) kerap mengalami kekosongan, maka perlu ada langkah cepat dari PMI dan PKK,” kata Ketua PMI Bone Bolango, dalam rapat rutin PMI di Markas PMI Bone Bolango, Selasa 7 April 2026.
Krisis ketersediaan darah, menjadi alarm serius bagi PMI Bone Bolango. Ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dinilai tidak bisa terus dipertahankan, terutama dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa.
“Sebagai solusi, PMI menggandeng PKK yang dinilai memiliki jaringan kuat hingga ke tingkat dasa wisma. Melalui kolaborasi ini, PMI akan mendorong edukasi masif, sosialisasi, serta pembentukan relawan donor darah berbasis masyarakat,” ucap Ruwaida Ismet Mile.












