POHUWATO,HARIANPOST.ID- Kebijakan pemangkasan anggaran ke daerah oleh pemerintah pusat turut berdampak serius pada program pembangunan di daerah.
Di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, imbas kebijakan pemangkasan anggaran tersebut dikhawatirkan berkontribusi pada melambatanya pembangunan fisik. Namun, kebijakan itu tidak membuat Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga memilih untuk menyerah.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Saipul bersama Perangkat Daerah justru memilih untuk menjemput program di pemerintah pusat. Terbaru, Saipul Mbuinga saat ini tengah berjuang melakukan pendekatan informal dengan pemerintah pusat, terkait usulan pembangunan 18 ruas jalan di Kabupaten Pohuwato.
Usulan itu kata dia, sedang berproses di Kementerian terkait. Saipul bilang usulan 18 ruas jalan itu terbagi di 13 Kecamatan, di Kabupaten Pohuwato.
“Saat ini kami sedang berjuang mengusulkan pembangunan 18 ruas jalan ke pemerintah pusat. Di mana usulan pembangunan jalan ini terbagi di 13 Kecamatan yang ada,”ujar Saipul kepada Wartawan, usai Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah tahun 2025, Kamis, 26 Maret 2026, di DPRD Pohuwato.
Terkait usulan itu, Bupati Pohuwato dua periode ini juga mengajak 25 Anggota DPRD Pohuwato untuk sama – sama berjuang dan melakukan pendekatan politik, agar usulan pembangunan 18 ruas jalan itu bisa terealisasi.
“Saya mengajak kepada kita semua, termasuk Anggota DPRD Pohuwato untuk sama – sama berjuang, dengan melakukan pendekatan kepada masing – masing kader partai yang saat ini duduk di Senayan, agar usulan 18 ruas jalan itu bisa disetujui oleh pemerintah pusat,”ajak Bupati Saipul Mbuinga.












