BONEBOL,HARIANPOST.ID– Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tapa sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara pertama pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Museum tingkat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Museum Purbakala Popa Eyato, Jumat, 8 Mei 2026.
Ajang bergengsi yang mempertemukan pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Gorontalo itu berlangsung penuh persaingan ketat sejak babak penyisihan hingga final. Namun, regu SMP Negeri 1 Tapa mampu menunjukkan kualitas terbaiknya melalui kemampuan berpikir cepat, penguasaan materi sejarah dan budaya, serta kekompakan tim yang luar biasa.
Pada babak final, Andi Lianara Joljes bersama rekan-rekannya tampil penuh percaya diri dan tetap tenang menghadapi tekanan kompetisi. Ketajaman analisis dan ketepatan menjawab soal demi soal membuat mereka berhasil unggul jauh dari para pesaingnya. Berdasarkan hasil akhir, SMP Negeri 1 Tapa berhasil mengumpulkan skor tertinggi yakni 2.400 poin.
Pada ajang tersebut, juara kedua ditempati SMP Negeri 1 Tilamuta dengan skor 2.250 poin, sementara SMP Negeri 12 Kota Gorontalo harus puas di posisi ketiga dengan raihan 1.100 poin.
Keberhasilan tersebut disambut penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Dukungan penuh pemerintah daerah terlihat dari kehadiran sejumlah pejabat dan unsur pendidikan yang turut mendampingi para peserta selama kegiatan berlangsung.
Untuk diketahui, hadir di kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Infrastruktur, Kepala Bidang Kebudayaan Dikbud Bone Bolango beserta tim, serta para pengawas dan koordinator wilayah Tapa, Bulango Selatan, dan Bulango Timur.
Kepala Bidang Kebudayaan Dikbud Bone Bolango, Nining Rahayu Male, mengungkapkan rasa bangga atas capaian luar biasa yang diraih siswa-siswi SMP Negeri 1 Tapa. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa siswa di Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat provinsi bahkan lebih tinggi.
Ia menilai kemenangan itu lahir dari proses panjang yang dijalani para siswa dan guru pendamping melalui latihan intensif, kedisiplinan belajar, serta semangat untuk terus menggali pengetahuan sejarah dan budaya daerah maupun nasional.
“Ini adalah buah dari kerja keras adik-adik siswa dan para guru pendamping. Mereka telah membuktikan bahwa anak-anak dari SMP Negeri 1 Tapa memiliki kualitas yang mampu bersaing di level tertinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nining menegaskan bahwa Lomba Cerdas Cermat Museum bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi media edukasi yang sangat penting dalam menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah bangsa dan warisan budaya daerah.
Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah dan budaya merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda agar memiliki identitas dan rasa bangga terhadap daerah serta bangsa sendiri.
“Dengan menjuarai ajang ini, SMPN 1 Tapa telah menjadi duta dalam pelestarian nilai-nilai luhur kebudayaan,” tambahnya.
Prestasi yang diraih SMP Negeri 1 Tapa sekaligus mempertegas komitmen sekolah-sekolah di Kabupaten Bone Bolango dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis budaya dan literasi museum. Kegiatan seperti LCC Museum dinilai mampu membangun wawasan siswa sekaligus mendorong mereka lebih mengenal peninggalan sejarah dan nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri bangsa.
Ke depan, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah dan budaya. SMP Negeri 1 Tapa pun diharapkan mampu mempertahankan prestasi tersebut dan kembali mengharumkan nama Kabupaten Bone Bolango pada ajang yang lebih tinggi di masa mendatang.












