GORONTALO,HARIANPOST.ID –Suasana haru menyelimuti Panti Asuhan Safaz’Ain saat lantunan ayat suci dari para penghafal Al-Qur’an menggema dalam peringatan HUT ke-13 Orijingan Indonesia. Berbeda dengan perayaan pada umumnya, komunitas ini memilih jalan religi dengan mewakafkan Al-Qur’an dan menyalurkan paket sembako sebagai bentuk syukur. Jum’at, 13 Februari 2026.
Mengusung konsep bakti sosial, acara ini menghadirkan anak-anak yatim dan penghafal Al-Qur’an sebagai penerima langsung kegiatan, yang dirancang untuk memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pengabdian komunitas.
Dody yang menjadi narasumber acara, menyampaikan pesan menyentuh, bahwa berbagi Al-Qur’an adalah upaya menumbuhkan harapan bagi anak-anak panti. Acara ini juga menjadi ajang refleksi mendalam melalui doa bersama untuk keselamatan warga di wilayah konflik/bencana serta mendoakan rekan-rekan komunitas yang telah meninggal dunia.
“Kami merayakan HUT bukan sekadar bertambah usia, melainkan kesempatan untuk berbagi — berbagi Al-Qur’an, berbagi kebutuhan pokok, dan berbagi doa. Anak-anak di panti ini adalah masa depan, sedikit perhatian dari kami semoga meringankan beban dan menumbuhkan harapan,” ucap Dody yang disambut tepuk tangan hangat dari peserta dan raut wajah haru para anak panti.
Perwakilan panti pun mengapresiasi langkah nyata komunitas ini dalam mendukung pendidikan religius anak-anak asuh mereka.
Selain kegiatan sosial, acara juga menghimpun sesi kebersamaan antar-member Orijingan. Dalam sesi tersebut, sejumlah member berbagi kenangan dan doa untuk rekan yang telah meninggal, serta mendoakan para Scooterist Gorontalo yang gugur dalam perjalanan — mengingatkan bahwa solidaritas komunitas melampaui sekadar hobi atau aktivitas rutin, dan menembus ruang kemanusiaan.
Soni Prospect Orijingan Gorontalo menutup narasi acara dengan kalimat yang menyentuh hati.
“Kita mungkin berkumpul karena vespa dan persaudaraannya, tapi hari ini kita berkumpul untuk hal yang lebih besar — untuk memberi, mengenang, dan berdoa bersama. Semoga Orijingan terus menjadi ruang yang membawa manfaat bagi sesama.” ucapnya menggambarkan inti nilai yang ingin ditegakkan komunitas: solidaritas, tanggung jawab sosial, dan rasa kemanusiaan.
Peringatan HUT ke-13 ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan komunitas dapat dipadukan dengan aksi nyata untuk kesejahteraan sosial. Panitia menyatakan akan melanjutkan program-program serupa sebagai bagian dari agenda rutin Orijingan Indonesia di Gorontalo, dengan harapan semakin banyak pihak yang tergerak untuk bergabung dalam gerak kepedulian tersebut.








