Pemkab Boalemo

Perkuat Organisasi, Wabup Lahmuddin Hambali Buka Pelatihan Kapasitas Pengurus PGRI Boalemo

×

Perkuat Organisasi, Wabup Lahmuddin Hambali Buka Pelatihan Kapasitas Pengurus PGRI Boalemo

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali Saat Membuka Pelatihan Kapasitas Pengurus PGRI Boalemo.(Sumber Foto: Prokopim)
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali Saat Membuka Pelatihan Kapasitas Pengurus PGRI Boalemo.(Sumber Foto: Prokopim)

​BOALEMO, HARIANPOST.ID- Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten Boalemo, bertempat di Grand Amalia Hotel, Sabtu, 11 Juli 2026.

​Dalam kesempatan itu, Wabup Lahmuddin memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Boalemo yang telah menginisiasi pelatihan ini. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian penting dalam membangun organisasi profesi yang kokoh dan relevan dengan perkembangan zaman.

​“Sebuah organisasi profesi hanya akan kuat jika pengurusnya kuat. Dan pengurus yang kuat lahir dari proses pembinaan serta penguatan kapasitas yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Lahmuddin di hadapan peserta.

​Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi belaka. Lebih dari itu, ini merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan kepengurusan PGRI yang memiliki kapasitas kepemimpinan mumpuni, tata kelola yang baik, serta adaptif di semua tingkatan mulai dari kabupaten, cabang, hingga ranting.

​​Lebih lanjut, Lahmuddin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo memandang PGRI sebagai mitra yang sangat strategis. Peran pengurus PGRI sangat krusial dalam menjembatani komunikasi di dunia pendidikan.

​”PGRI Menjadi wadah utama dalam menyalurkan aspirasi para guru di lapangan, membangun sinergi yang kuat dengan tiap satuan pendidikan dan menghubungkan para guru dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” kata Lahmuddin Hambali.

​Melalui pelatihan ini, Wabup berharap para pengurus dapat mendalami tata kelola organisasi yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), menertibkan data keanggotaan, serta mengelola keuangan dan aset secara transparan dan akuntabel.

​Di era modern ini, Lahmuddin juga mendorong pengurus PGRI untuk melek teknologi dan mulai memanfaatkan platform digital guna mendukung tata kelola organisasi yang lebih efisien.

​Tak lupa, ia kembali menegaskan komitmen Pemkab Boalemo dalam memperhatikan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut, baik yang berstatus ASN, PPPK, maupun guru honorer.

​“Sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah dan PGRI akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan di Kabupaten Boalemo,” ungkapnya optimis.