BOALEMO, HARIANPOST.ID- Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Tilamuta, Herman Mahmud menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di SPBU Tilamuta dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Pertamina
Dalam penyaluran BBM bersubsidi, pihaknya kata Herman, selalu menjalankan pelayanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Hal itu ditegaskannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penyaluran BBM Bersubsidi yang digelar DPRD Boalemo, Selasa, 24 Februari 2026.
“Kami layani sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh Pertamina, karena spbu sebagai Wadah perpanjangan tangan penyaluran BBM dari Pertamina patra niaga,” kata Herman Mahmud.
Secara tekhnis ia menerangkan kepada DPRD, bahwa setiap sopir truk yang ingin melakukan pengisian BBM subsidi diwajibkan menunjukkan barcode yang telah dikeluarkan link subsidi tepat atau melalui aplikasi MyPertamina. Hal yang sama juga berlaku bagi petani dan nelayan.
“Untuk petani dan nelayan yang kami layani juga harus mendapatkan rekomendasi dari dinas terkait dan pihak Dinas memdaftarkan ke aplikasi XStar untuk mendapatkan barcode,” terang pria yang akrab disapa Wawan itu.
Meskipun demikian, dirinya menyampaikan SPBU Tilamuta selalu bersikap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat demi peningkatan pelayanan.
“Kalau ada masukan dan saran terhadap pelayanan kami, kami terima dengan baik,” ucapnya.












