GORONTALO,HARIANPOST.ID- Kegiatan pertambangan dengan menggunakan alat berat ekskavator di Kabupaten Gorontalo semakin masif, terlebih yang berada di Desa Pilomonu, Kecamatan Mootilango.
Warga setempat kepada Harianpost.id mengaku resah dengan kegiatan yang berdampak terhadap kerusakan lingkungan itu. Apalagi kegiatan pertambangan itu turut mencemari air sungai yang menjadi sumber air bagi warga sekitar.
Belasan alat berat dilaporkan, aktif melakukan pengerukan material tambang di kawasan Pasir putih. Tidak hanya itu, ratusan jerigen BBM Solar turut diselundupkan guna memuluskan kegiatan pertambangan dengan alat berat tersebut.
“Saat ini beroperasi belasan alat berat untuk kegiatan pertambangan. Akibatnya, air sungai menjadi tercemar, dan ratusan jerigen BBM diselundupkan untuk kegiatan ini,”ungkap Warga setempat kepada Harianpost.id, Ahad, 23 Agustus 2026.
Warga berharap kegiatan pertambangan dengan alat berat tersebut segera dihentikan. Aparat kepolisian diminta bertindak, mengungkap dan menambanh pelaku pertambangan tersebut.
“Kami berharap aparat terkait segera bertindak untuk menghentikan kegiatan pertambangan ini,”harap warga setempat.












