BOALEMO, HARIANPOST.ID- Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, bertindak sebagai pembina pada apel kerja awal bulan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Alun-alun Tilamuta, Rabu, 2 September 2026.
Apel tersebut diikuti oleh para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran ASN dan PPPK.
Dalam arahannya, Wabup Lahmudin menekankan pentingnya menjadikan momentum bulan baru sebagai sarana evaluasi kinerja aparatur. Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kedisiplinan serta kualitas pelayanan publik demi kemajuan daerah.
Selain fokus pada evaluasi internal birokrasi, Lahmudin juga memaparkan persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Boalemo yang jatuh pada 12 Oktober mendatang.
Wabup Lahmuddin menegaskan bahwa rangkaian perayaan tahun ini akan dirancang lebih merakyat dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara luas.
”Pada peringatan HUT ke-27 Kabupaten Boalemo nanti, kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah lebih banyak menghadirkan and melibatkan masyarakat,” ujar Lahmudin Hambali.
Ia menjelaskan, perayaan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, and Menengah (UMKM) lokal untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian.
Puncak perayaan HUT tahun ini juga akan diwarnai dengan aksi sosial besar-besaran. Pemerintah daerah berencana mengumpulkan 1.000 kaum dhuafa yang akan menerima uluran tangan dari warga mampu, dengan didampingi langsung oleh para pejabat daerah.
”Insya Allah, pada 12 Oktober nanti beliau ingin mengumpulkan para fakir kaum dhuafa yang akan diberikan bantuan lewat masyarakat yang merasa mampu. Sebanyak 1.000 orang kaum dhuafa di Kabupaten Boalemo akan dihadirkan bersama para pejabat,” tambahnya.
Wabub juga mengajak seluruh ASN dan unsur pemerintah untuk menjadikan usia ke-27 Kabupaten Boalemo sebagai momen refleksi bersama. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada pencapaian program kerja, melainkan pada kontribusi nyata yang telah diberikan bagi masyarakat.
”Momentum Hari Ulang Tahun ke-27 harus kita jadikan sebagai momentum evaluasi dan konsolidasi. Bukan hanya untuk melihat apa yang telah kita capai, tetapi juga untuk bertanya kepada diri kita masing-masing, apa yang sudah kita berikan kepada daerah, apa yang sudah kita lakukan untuk masyarakat, dan apa yang masih harus kita perbaiki,” pungkasnya.












