KOTA GORONTALO, HARIANPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pengadilan Agama Suwawa untuk memperkuat sistem perlindungan serta pemenuhan hak perempuan dan anak.
Langkah nyata ini diambil sebagai komitmen bersama dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Bone Bolango dan Pengadilan Agama Suwawa tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026, bertempat di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis, 2 Juli 2026.
Acara penandatanganan tersebut dirangkaikan langsung dengan pembukaan Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan Perkawinan Anak, Pekerja Anak, dan Anak Tidak Sekolah (ATS) oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa.
Dalam sambutannya, Iwan Mustapa menegaskan bahwa urusan anak adalah investasi jangka panjang yang sangat krusial karena menyangkut masa depan daerah dan bangsa.
”Anak adalah aset terbesar bangsa sekaligus penentu masa depan kita semua. Karena itu, pemenuhan hak-hak dasar anak merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan bersama,” tegas Iwan Mustapa.
Iwan menuturkan, visi besar Indonesia untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 hanya dapat dicapai apabila fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) dibangun dengan kokoh sejak dini. Fondasi tersebut mencakup pengasuhan yang baik, perlindungan yang memadai, serta akses penuh terhadap pendidikan dan layanan dasar.
Namun, ia mengakui bahwa saat ini Bone Bolango masih dihadapkan pada tiga tantangan serius yang mengancam masa depan anak, yaitu praktik perkawinan usia anak, pekerja anak, dan fenomena anak tidak sekolah (ATS).
Hadirnya kerja sama dengan Pengadilan Agama Suwawa diharapkan menjadi instrumen kuat, baik dari sisi hukum maupun sosial, untuk menekan angka kasus kasus tersebut secara terpadu dan berkelanjutan.
“Ketiga persoalan ini harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar, tumbuh dalam lingkungan yang aman, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tandas Sekda Bone Bolango.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Bone Bolango mengajak lembaga peradilan, dunia pendidikan, keluarga, hingga lapisan masyarakat untuk bergerak bersama memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.












