Pemkab Boalemo

16 Siswa Sekolah Rakyat Wonosari Cabut, Ada Apa?

×

16 Siswa Sekolah Rakyat Wonosari Cabut, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Siswa Sekolah Rakyat Wonosari.
Ilustrasi Siswa Sekolah Rakyat Wonosari.

BOALEMO, HARIANPOST.ID- Jumlah siswa Sekolah Rakyat Unggulan (SRU) di Kecamatan Wonosari, Boalemo, tercatat mengalami penurunan signifikan. Dari awal 70 orang, kini tersisa 54 siswa yang masih bertahan.

Hal itu diungkap Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau saat memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Aula Kantor Camat Wonosari, Kamis 21 Mei 2026.

“Walaupun ada kendala menyangkut jumlah siswa yang sebelumnya kurang lebih 70 orang, turun 66 dan sekarang tinggal 54 orang yang bertahan, itu kita syukuri masih jalan dan kita harus benahi kembali,” tutur Rum Pagau.

Bupati Rum mengatakan bahwa, berkurangnya 16 siswa dari 70 ke 54 orang jadi bahan evaluasi Pemkab Boalemo. Fokus pembenahan ke depan, baik itu dari sistem rekrutmen, sosialisasi, dan pendampingan siswa.

Meski murid turun di sekolah rakyat Wonosari, Pemkab berkomitmen lanjutkan program SRU. Rum menegaskan Sekolah Rakyat harus jadi pusat pendidikan unggulan peningkat SDM Boalemo.

Di tengah penurunan siswa, SRU Wonosari justru kebanjiran fasilitas. Bupati ungkap 20 kontainer sarana prasarana akan tiba di Wonosari pada 25 Mei 2026.

“Tanggal 22 dan 23 Mei ini, ada kurang lebih 20 kontainer sarana prasarana yang diturunkan di Pelabuhan Gorontalo, dan insyaallah tiba di Kecamatan Wonosari pada tanggal 25 Mei,” ucap Rum Pagau.

Isinya meja, kursi, hingga perlengkapan kelas lain. Barang masih terurai dan butuh dirakit. Bupati minta dinas siapkan tempat luas untuk perakitan.

“Tentunya, kita bisa mempersiapkan tempat, karena barang yang tiba nanti masih dirancang dan disambung-sambung, baik itu meja maupun kursi,” pinta Bupati Boalemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *