Pemkab Boalemo

Posyandu Jadi Ujung Tombak Pemkab Boalemo Percepat Layanan SPM di Masyarakat

×

Posyandu Jadi Ujung Tombak Pemkab Boalemo Percepat Layanan SPM di Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Rapat Koordinasi Percepatan Pelayanan 6 SPM Posyandu di Boalemo. (Foto Prokopim)
Rapat Koordinasi Percepatan Pelayanan 6 SPM Posyandu di Boalemo. (Foto Prokopim)

BOALEMO, HARIANPOST.ID- Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam melakukan percepatan layanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Boalemo.

Itu disampaikan Bupati Boalemo saat
membuka secara resmi Rapat Koordinasi Percepatan Layanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu sekaligus Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Desa se-Kabupaten Boalemo Tahun 2026, bertempat di Pendopo Kantor Bupati Boalemo, Kamis 7 Mei 2026.

“Posyandu adalah satu-satunya unit pelayanan yang benar-benar bisa menjangkau hingga ke tingkat paling bawah, yaitu dusun dan lorong-lorong tempat masyarakat tinggal. Semua program pemerintah bisa sampai sedekat itu karena adanya petugas Posyandu,” ujar Rum Pagau.

Bupati menjelaskan, percepatan pelayanan 6 SPM merupakan amanat Menteri Dalam Negeri sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mencakup pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta sosial.

Menurutnya, seluruh pelayanan dasar tersebut harus segera disosialisasikan dan dijalankan secara maksimal karena sangat dibutuhkan masyarakat.

“Percepatan pelayanan enam standar ini harus dilakukan secepatnya karena sangat dinanti dan dibutuhkan oleh masyarakat. Posyandu menjadi penyambung tangan pemerintah sampai ke bawah,” katanya.

Rum Pagau juga menekankan pentingnya keterlibatan Tim Pembina Posyandu, baik tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa, dalam melakukan pengawasan dan monitoring langsung di lapangan agar program berjalan efektif.

“Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK harus benar-benar memonitor turun ke lapangan agar program ini bisa berjalan dengan baik. Muara dari seluruh kegiatan ini adalah kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Rum Pagau menyampaikan selamat kepada seluruh peserta rakor dan berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat koordinasi serta tanggung jawab bersama dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat melalui Posyandu.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Boalemo Hartati Moha Pagau mengatakan, rapat koordinasi tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penguatan komitmen bersama dalam mempercepat layanan 6 SPM melalui Posyandu.

Ia menjelaskan, Posyandu saat ini telah bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat yang lebih luas, tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi simpul integrasi berbagai layanan dasar masyarakat.

“Posyandu hari ini memikul tanggung jawab yang lebih luas sebagai ruang bersama untuk memastikan kebutuhan dasar warga teridentifikasi, terdata, dan terlayani dengan baik,” ujar Hartati.

Hartati juga menekankan tiga hal penting dalam penguatan Posyandu, yakni penguatan kelembagaan Posyandu di semua tingkatan, peningkatan kapasitas kader dan Ketua Pembina Posyandu Desa, serta penguatan sistem pendataan berbasis keluarga.

“Data adalah dasar intervensi. Dengan data yang akurat, layanan 6 SPM dapat tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Desa se-Kabupaten Boalemo Tahun 2026 sebagai bentuk penguatan peran Posyandu dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat secara terpadu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *