BONE BOLANGO, HARIANPOST.ID – Wajah pariwisata dan ruang publik di Kabupaten Bone Bolango dipastikan bakal semakin kinclong. Hal ini menyusul aksi kerja bakti massal bertajuk Gerakan Indonesia Asri yang digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Jumat, 27 Februari 2026.
Tak tanggung-tanggung, aksi bersih-bersih ini menyasar lima titik vital yang menjadi urat nadi aktivitas warga dan pariwisata. Mulai dari ikon daerah hingga destinasi kelas dunia.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan bahwa gerakan ini adalah langkah konkret menindaklanjuti Instruksi Bupati dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI. Fokus utamanya jelas: pembersihan dan penyisiran sampah di lokasi publik.
“Kami ingin Gerakan Indonesia Asri ini menumbuhkan kesadaran kolektif. Ini bukan hanya soal membersihkan, tapi bagaimana kita menjaga kelestarian lingkungan, terutama di ruang publik dan kawasan wisata,” ujar Ismet Mile.
Dalam aksi ini, Pemkab Bone Bolango bersana TNI/Polri, hingga masyarakat mengepunh sampah di lima titik strategis, Objek Wisata Danau Perintis, Kawasan Center Point, Lapangan Likada Kabila, Lapangan IPPOT Tapa, Wisata Hiu Paus Botubarani.
Setiap lokasi sudah dikawal ketat oleh penanggung jawab dari unsur camat dan perangkat daerah terkait guna memastikan pembersihan berjalan maksimal.
Keseriusan Pemkab Bone Bolango juga terlihat dari dukungan fasilitas di lapangan. Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Permukiman (DLHPP) menyiagakan penuh armada pengangkut sampah dan peralatan kebersihan.
Tak hanya itu, aspek keselamatan peserta aksi juga jadi perhatian.
“Dinas Kesehatan turut menyiagakan tenaga kesehatan dan ambulans di setiap lokasi kegiatan untuk memastikan semua berjalan lancar dan aman,” pungkas Bupati Ismet.
Lewat aksi ini, Bone Bolango kian memantapkan diri sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan potensi wisata, tetapi juga peduli terhadap kenyamanan dan kesehatan lingkungan.












