POHUWATO,HARIANPOST.ID- Listrik menjadi kebutuhan krusial yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Terlebih di bulan suci Ramadan, listrik sangat diperlukan untuk memudahkan masyarakat muslim menjalankan ibadah puasa, baik untuk penerangan saat sahur, dan penerangan saat menjalani sholat tarawih.
Berbagai kegiatan masyarakat saat ini tidak terlepas dari kebutuhan aliran listrik. Namun sayang, masyarakat di wilayah barat Pohuwato, tepatnya di Kecamatan Popayato serumpun, masih sering mengalami pemadaman listrik. Hal itu pun menuai sorotan dari anggota DPRD Pohuwato Rizal Pasuma.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu bersama pihak PLN, Rizal menyoroti pemadaman listrik yang sering dialami masyarakat di wilayah Popayato serumpun.
“Di daerah lain itu juga sering ada pemadaman, tapi tidak sesering di wilayah kita di Popayato. Hampir setiap saat, pemadaman listrik selalu dilakukan,”kata Rizal dalam RDP, pekan kemarin, 10 Februari 2026, di DPRS Pohuwato.
Alasan yang selalu dilontarkan atas pemadaman ini pun selalu sama, yakni karena pohon tumbang yang menggangu aliran listrik.
“Alasannya selalu sama, dari saya masih Ketua Komisi II DPRD Pohuwato sampai sekarang anggota Komisi II, alasannya selalu karena pohon tumbang,”katanya dengan nada kesal.
Karena itu, ia menegaskan kepada pihak PLN Pohuwato untuk tidak melakukan pemadaman selama Ramadan.
“Jangan ada pemadaman selama Ramadan, karena selama Ramadan masyarakat kita sangat membutuhkan aliran listrik untuk memudahkan aktivitasnya,”tegasnya.








